Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harga Anjlok Saat Panen, Petani Salak di Duda Timur Beralih Tanam Padi
    Ekonomi

    Harga Anjlok Saat Panen, Petani Salak di Duda Timur Beralih Tanam Padi

    October 17, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga Anjlok Saat Panen, Petani Salak di Duda Timur Beralih Tanam Padi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Harga Anjlok Saat Panen, Petani Salak di Duda Timur Beralih Tanam Padi 2
    Kebun salak. (BP/kmb)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Petani salak yang ada di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem terus berkurang. Hal itu menyusul adanya alih lahan salak ke padi.

    Perbekel Desa Duda Timur, Gede Pawana, mengungkapkan hal itu, Jumat (16/10). Pawana menambahkan, setiap tahunnya ada saja peralihan lahan dari salak ke padi.

    Bahkan, di 2020 ini, lahan salak yang beralih ke pertanian padi mencapai sekitar 4 hektare lebih. Peralihan tanaman terjadi seetelah adanya perbaikan saluran irigasi. “Lahan yang beralih dari salak ke padi rata-rata ada di Banjar Wate Kaja tepatnya di Subak Kelaci,” ucapnya.

    Pawana menambahkan, ada bebera paktor yang menyebabkan petani beralih ke padi, diantaranya karena air. Petani yang lahannya berdekatan dengan saluran air hampir sebagian besar beralih tanam padi.

    Faktor lain dikarenakan harga salak anjlok saat musimnya. “Warga yang bertahan tanam salak sekitar 30 hektare karena belum ada aliran air. Langkah petani kini lebih memilih menanam padi karena tanaman padi lebih menjanjikan dibanding salak. Selain itu karena lokasi lahan dekat dengan sumber air, sehingga petani pilih tanam padi,” paparnya.

    Dia menjelaskan, pihaknya bakal terus berupaya untuk melakukan perbaikan beberapa saluran irigiasi untuk mengaliri beberapa lahan pertanian sawah. “Beberapa saluran irigasi disekitar Duda Timur juga sudah diperbaiki, dan beroperasi mengaliri pertanian padi,” tegas Pawana. (Eka Parananda/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePasar mobil bekas mulai pulih
    Next Article Patut Dicontoh, 5 Zodiak Ini Siap Berkorban Demi Sahabatnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang
    • Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.