Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harga Cabai Terus Naik | BALIPOST.com
    Ekonomi

    Harga Cabai Terus Naik | BALIPOST.com

    November 14, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga Cabai Terus Naik | BALIPOST.com 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Harga Cabai Terus Naik | BALIPOST.com 2
    Pedagang di pasar tradisional sedang memilah cabai rawit merah. (BP/Dokumen)

    NEGARA, BALIPOST.com – Harga kebutuhan pokok di pedagang terus mengalami kenaikan. Yang paling dirasakan, harga cabai rawit di tingkat pedagang eceran yang saat ini mencapai Rp85 ribu per kilogram.

    Salah satu pemicunya, harga dari pemasok juga tinggi karena produksi yang berkurang sebagai dampak musim kemarau ini. Sementara, di pasar umum harganya sekitar Rp75 ribu per kilogram.

    Harga cabai sejak beberapa bulan terakhir terus mengalami lonjakan harga. Dari catatan pada bulan Juli lalu, cabai rawit berkisar Rp33 ribu per kilogram. Namun, terus mengalami kenaikan, hingga puncaknya pada Oktober lalu berkisar Rp60 ribu per kilogram. Pada awal bulan November ini kembali naik menjadi Rp75 ribu per kilogram.

    Para pembeli kebanyakan menyiasati membeli sedikit dan seperlunya untuk harian. Salah seorang pedagang, Ni Wayan Muliada (52) mengungkapkan, sebagian besar komoditas cabai rawit disuplai dari pulau Jawa dikarenakan di Bali masih minim yang panen akibat kemarau.

    Menurutnya, harga cabai saat ini sekitar Rp75 ribu per kilogram, sedangkan di pedagang eceran tembus hingga Rp80 ribu per kilogram. “Seminggu ini naik terus harga cabai, juga komoditi lain bumbu, seperti bawang merah,” katanya.

    Untuk bawang merah, dari sebelumnya Rp13 ribu per kilogram kini sudah naik Rp20 ribu. Termasuk tomat naik berkisar Rp1.000 per kilogram.

    Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Jembrana, I Komang Agus Adinata mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok ini diakibatkan kemarau sehingga produksi kecil. Termasuk untuk menanam kembali, masih menunggu musim hujan. Sebagian besar komoditas masih bergantung dari pulau Jawa, termasuk cabai. Diharapkan cuaca kembali bersahabat untuk tanam, sehingga pasokan cabai di pasar bisa kembali normal dan harga turun. (Surya Dharma/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBank Lestari Bali Adakan Sharing Session dan Workshop untuk Anak Muda
    Next Article CFMoto 800NK GP bergaya “sport” mejeng di ECIMA 2023
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.