Andalannews.com – Hari Bidan Sedunia 2025 diperingati sebagai bentuk apresiasi atas peran penting bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Ketahui tema, tujuan, dan cara memperingatinya di sini.
Kapan Hari Bidan Sedunia 2025 diperingati? Bagi yang belum tahu momen spesial bagi salah satu tenaga kesehatan itu jatuh pada tanggal 5 Mei 2025, hari ini.
Peringatan Hari Bidan Sedunia 2025 merupakan momen penting untuk mengapresiasi kontribusi para bidan di seluruh dunia dalam meningkatkan kesehatan ibu, bayi, dan keluarga.
Apa Itu Hari Bidan Sedunia?

Hari Bidan Sedunia (International Day of the Midwife) adalah hari peringatan global yang diselenggarakan setiap tanggal 5 Mei sejak tahun 1992.
Inisiatif ini diprakarsai oleh International Confederation of Midwives (ICM) untuk menghormati dan menyoroti pentingnya profesi bidan.
Setiap tahun, Hari Bidan Sedunia mengangkat tema yang berbeda. Tema-tema ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang peran krusial bidan, serta mendorong pemerintah dan institusi kesehatan untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para bidan.
Apa Tujuan Hari Bidan Sedunia?
Hari Bidan Sedunia yang diperingati pada Mei 2025 kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya peran bidan dalam sistem kesehatan, khususnya dalam perawatan ibu hamil, persalinan, dan pasca persalinan.
Tema Hari Bidan Sedunia 2025
Hingga artikel ini ditulis, tema resmi Hari Bidan Sedunia 2025 dari ICM belum dirilis secara global. Namun, tema tahun-tahun sebelumnya seperti “Together again: from evidence to reality” menunjukkan fokus pada penguatan peran bidan berdasarkan bukti ilmiah dan praktik nyata.
Tema tahun 2025 diperkirakan akan tetap menyoroti isu-isu penting seperti:
-
Kesehatan ibu dan bayi di masa pasca-pandemi
-
Dukungan terhadap kesejahteraan fisik dan mental bidan
-
Peningkatan akses dan kualitas pendidikan kebidanan
-
Teknologi dan inovasi dalam praktik kebidanan
Peran Bidan dalam Dunia Kesehatan

Bidan bukan hanya tenaga medis yang membantu persalinan. Salah satu tenaga kesehatan yang cukup dekat dengan kaum hawa ini adalah pilar penting dalam sistem kesehatan, khususnya dalam:
-
Konseling dan edukasi kesehatan reproduksi
-
Pemeriksaan kehamilan secara berkala
-
Persiapan kelahiran dan pemulihan pasca persalinan
-
Penanganan darurat obstetrik
-
Pelayanan KB dan imunisasi bayi
Menurut data WHO, intervensi oleh bidan terlatih dapat mencegah hingga 83 persen kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah.
Apa peran utama seorang bidan?
Peran utama bidan adalah memberikan perawatan holistik kepada ibu dan bayi mulai dari kehamilan, persalinan, hingga masa nifas, termasuk pelayanan kesehatan reproduksi.
Tantangan Profesi Bidan di Indonesia

Di Indonesia, profesi bidan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain:
-
Distribusi tidak merata: Banyak daerah terpencil yang kekurangan bidan.
-
Keterbatasan fasilitas: Peralatan medis dan akses ke rumah sakit masih minim di beberapa wilayah.
-
Beban kerja tinggi: Banyak bidan harus menangani lebih dari satu desa atau Puskesmas.
-
Kesejahteraan belum optimal: Gaji dan tunjangan sering kali belum sepadan dengan tanggung jawab dan risiko kerja.
Namun, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dan organisasi profesi seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk meningkatkan kualitas hidup dan pelatihan bagi para bidan.
Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Sebagai masyarakat, kita bisa ikut merayakan dan memperingati Hari Bidan Sedunia 2025 dengan:
-
Memberikan apresiasi langsung kepada bidan di sekitar kita
-
Membagikan informasi positif di media sosial menggunakan tagar #HariBidanSedunia2025 atau #IDM2025
-
Mengikuti seminar kesehatan atau diskusi publik yang diadakan oleh IBI atau dinas kesehatan
-
Mendukung program kesehatan ibu dan anak di komunitas
Bagaimana cara merayakan Hari Bidan Sedunia?
Hari Bidan Sedunia dapat dirayakan dengan mengedukasi masyarakat tentang peran bidan, mengadakan acara penghargaan, serta berbagi kisah inspiratif di media sosial.
Peran Teknologi dalam Dunia Kebidanan

Memasuki tahun 2025, teknologi semakin memainkan peran penting dalam dunia kebidanan. Aplikasi pencatatan kehamilan, telemedisin, dan pelatihan daring memungkinkan bidan untuk memberikan layanan lebih luas dan efisien, terutama di daerah terpencil.
Bidan masa kini dituntut untuk melek digital, menguasai alat-alat modern dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan sentuhan humanis dalam pelayanan.
Harapan untuk Masa Depan Profesi Bidan

Harapan besar disematkan pada para bidan untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nyawa dan kesehatan generasi bangsa. Beberapa harapan yang relevan di Hari Bidan Sedunia 2025 antara lain:
-
Peningkatan dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah
-
Pendidikan berkelanjutan bagi bidan
-
Sinergi antara bidan dan tenaga kesehatan lain
-
Perlindungan hukum dan jaminan kesejahteraan profesi
Intinya Hari Bidan Sedunia 2025 bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan untuk melihat kembali pentingnya peran bidan dalam masyarakat.
Dengan tantangan yang terus berkembang, dukungan nyata dari semua pihak sangat dibutuhkan agar para bidan bisa terus berkarya dengan penuh semangat.
Mari kita rayakan Hari Bidan Sedunia dengan memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para bidan yang telah, sedang, dan akan terus menjadi pelindung kehidupan ibu dan anak.
“Setiap ibu dan bayi layak mendapatkan perawatan yang aman dan penuh kasih. Bidan adalah jembatan menuju kehidupan yang sehat.” – ICM, International Day of the Midwife.




