Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harus Ada Keseimbangan Negara, Pengusaha, dan Rakyat
    Ekonomi

    Harus Ada Keseimbangan Negara, Pengusaha, dan Rakyat

    October 9, 2020No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harus Ada Keseimbangan Negara, Pengusaha, dan Rakyat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memandang, harus ada keseimbangan antara negara, pengusaha, dan rakyat. Menurutnya, Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja merupakan solusi bagi masing-masing pihak untuk mendapatkan keuntungan yang sama.

    “Saya pikir negara harus hadir bersama-sama dengan rakyat dan pengusahanya. Pengusahanya tidak boleh mengatur negara. Negara juga tidak boleh semena-mena kepada pengusaha,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (8/10).

    “Begitupun sebaliknya pengusaha, negara tidak boleh juga semena-mena kepada rakyat. Tapi, rakyat juga jangan terlalu juga lebih kuat daripada negara dan pengusaha,” imbuh Bahlil.

    Bahlil menjabarkan, solusi bagi para pengusaha adalah dengan mempermudah hal yang menghambat investasi masuk ke tanah air yang menjadi persoalan selama ini. “Undang-undang Cipta Kerja ini, teman-teman semua adalah sebuah jalan keluar dari persoalan-persoalan terkait dengan investasi yang selama ini terjadi di negara kita,” ucapnya.

    Dia melanjutkan, investasi akan berdampak pada penciptaan lapangan pekerjaan yang dibutuhkan masyarakat. Dalam Pasal 27 Undang-undang Dasar Tahun 1945, disebutkannya menjadi kewajiban negara untuk memberikan lapangan pekerjaan kepada rakyat, yakni lapangan pekerjaan yang layak.

    “Dalam konteks ini berpikir bagaimana menyiapkan lapangan pekerjaan sekitar 16 juta lapangan pekerjaan baru dan harus dari informal ini menjadi formal. Solusinya hanya dengan investasi,” pungkas Bahlil.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article3 Pasangan Zodiak Ini Disebut Paling Langgeng dalam Pernikahan
    Next Article Model Investasi Apa Yang Dikejar?
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.