Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Hasil Evaluasi 10 Provinsi Prioritas COVID-19, Ini Rapor Bali
    News

    Hasil Evaluasi 10 Provinsi Prioritas COVID-19, Ini Rapor Bali

    October 23, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hasil Evaluasi 10 Provinsi Prioritas COVID-19, Ini Rapor Bali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Hasil Evaluasi 10 Provinsi Prioritas COVID-19, Ini Rapor Bali 2
    Juru bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. (BP/iah)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Bali termasuk salah satu dari 10 provinsi prioritas yang mendapatkan perhatian dalam penanganan COVID-19. Hal ini dikarenakan angka kasus di Bali cukup tinggi.

    Namun, dari hasil evaluasi hingga 18 Oktober, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengatakan rapor perkembangan di 10 provinsi prioritas menunjukkan hasil yang relatif baik. Hal ini ditunjukkan dari data perbandingan jumlah kasus dan perbandingan jumlah kematian periode 5 – 11 Oktober 2020 vs 12 – 18 Oktober 2020.

    “Jika dilihat dari penambahan jumlah kasus mingguan, pada minggu lalu ke minggu sekarang, maka Jawa Tengah, Kalimantan Selatan Sulawesi Selatan, Papua dan Aceh mengalami kenaikan (jumlah kasus),” paparnya saat memberikan keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/10) dipantau dari Denpasar.

    Melihat kenaikan tertinggi ada di Papua yang naik 27,1%. Diikuti Sulawesi Selatan naik 5,5%, Jawa Tengah naik 1,6%, Kalimantan Selatan naik 1,2% dan Aceh naik 0,3%.

    Namun beberapa provinsi juga mengalami penurunan jumlah kasus terdapat di Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali. “Penurunan tertinggi ada di Bali dengan 17,3%,” sebut Wiku.

    Disusul DKI Jakarta turun 9,2%, Jawa Barat turun 8,7%, Jawa Timur turun 6,4% dan Sumatera Utara turun 6,3%.

    Sementara dalam perbandingan jumlah kematian, kenaikan terdapat di Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Aceh. Kenaikan tertinggi secara mingguan terdapat di Aceh naik 43,8%. Diikuti Sulawesi Selatan naik 42,9%, Sumatera Utara naik 34,8%, Jawa Tengah naik 23%, Kalimantan Selatan naik 9,1%, dan DKI Jakarta naik 6,7%.

    “Namun, beberapa provinsi juga mengalami penurunan yaitu Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali. Penurunan tertinggi ada di provinsi Jawa Barat yaitu 36,7%. Secara umum perkembangan ke arah yang lebih baik telah berhasil dicapai beberapa provinsi,” ungkapnya.

    Provinsi lain yang juga mengalami penurunan ialah Jawa Timur turun 20% dan Papua dengan persentase yang sama serta Bali turun 16,7%. Meski demikian ia berpesan agar pencapaian beberapa provinsi tidak membuat pemerintah daerah dan masyarakat menjadi lengah dan berpuas diri.

    Terutama karena angka kematian yang cukup memprihatinkan, dimana tingkat kematian pada 50% dari 10 provinsi prioritas mengalami peningkatan. “Kami meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk betul-betul mengikuti standar pengobatan dan pelayanan yang telah ditentukan Kementerian Kesehatan bersama 5 organisasi kedokteran,” pesan Wiku.

    Adapun untuk provinsi yang pada pekan ini belum mencapai perkembangan yang baik, agar terus diupayakan menekan penularan sehingga angka kasusnya dapat menurun. Ia meminta seluruh pemerintah daerah memastikan kualitas terbaik dalam menangani pasien COVID-19.

    Termasuk menangani pasien sejak dini, juga pasien bergejala sedang dan berat. Sehingga dapat meningkatkan potensi kesembuhan dan meminimalisir potensi kematian.

    Wiku juga mengingatkan masyarakat, baik tua muda dan dimanapun berada agar segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala-gejala COVID-19. Masyarakat juga diharapkan tidak meremehkan adanya gejala-gejala COVID-19. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePaket Amerta Komitmen Kembangkan Eksistensi Pertanian, Wujudkan Kota Denpasar Berbudaya
    Next Article Ubah Laku, Pedagang Tradisional Diajak Gunakan Transaksi Non Tunai
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.