Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ubah Laku, Pedagang Tradisional Diajak Gunakan Transaksi Non Tunai
    Ekonomi

    Ubah Laku, Pedagang Tradisional Diajak Gunakan Transaksi Non Tunai

    October 23, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ubah Laku, Pedagang Tradisional Diajak Gunakan Transaksi Non Tunai 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ubah Laku, Pedagang Tradisional Diajak Gunakan Transaksi Non Tunai 2
    Pegawai perbankan meperkenalkan cara transaksi non tunai kepada para pedagang di pasar tradisional. (BP/dar)

    GIANYAR, BALIPOST.com – Pasar desa adat di Bali mulai disasar perbankan untuk melakukan transaksi non tunai. Pedagang di Pasar Tradisional ini diperkenalkan sistem transaksi digital atau non tunai, sebagaimana peraturan OJK, dimana perbankan juga diharapkan dapat berpartisipasi memutus mata rantai penularan Covid-19.

    Seperti beberapa hari terakhir di Pasar Adat Keramas, dunia perbankan melalui Permata Bank, memperkenalkan cara bertransaksi non tunai kepada para pedagang. Pengenalan transaksi virtual kepada pedagang tradisional ini juga sebagai upaya ubah laku yang dilakukan di tengah pandemi COVID-19.

    Para pedagang di edukasi untuk melakukan perubahan cara bertransaksi jual beli era new normal. “Sebagaima di sarankan oleh OJK, kami ikut memberikan edukasi kepada para pedagang, dalam penggunaan transaksi elektronik, ” katanya I Gusti Ayu Bulan Sri Dewi Yuliana, Bussines Development Manager Permata Bank, Jumat (22/10).

    Sementara Kepala Pasar Desa Adat Keramas, I Made Berata merespon positif program transaksi non tunai yang diperkenalkan kepada pedagang pasar tradisional, khususnya di Pasar Adat Keramas. Ini merupakan yang pertama kali dilakukan pihak perbankan. Sebagai pengelola, tentu merespon dengan baik yang menjadi program pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19.

    Pasar Adat Keramas mengelola sebanyak 200 pedagang, baik yang pedagang toko, kios dan los. Dalam keikutsertaan pedagang terhadap program transaksi non tunai, sepenuhnya diberikan kebebasan kepada masing-masing pedagang. “Kami hanya memfasilitasi antara perbankan dengan pedagang dalam program transaksi non tunai sebagai upaya perubahan prilaku bagi pedagang ditengah pandemi Covid-19,” katanya. (Agung Dharmada/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHasil Evaluasi 10 Provinsi Prioritas COVID-19, Ini Rapor Bali
    Next Article Jumlah Kasus Aktif Mengalami Penurunan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.