Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Hindari 3 Kandungan Berikut saat Berikan MPASI untuk Buah Hati
    Lifestyle

    Hindari 3 Kandungan Berikut saat Berikan MPASI untuk Buah Hati

    December 11, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hindari 3 Kandungan Berikut saat Berikan MPASI untuk Buah Hati 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Saat usia 6 bulan, bayi diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). MPASI diperlukan karena setelah berusia 6 bulan, bayi membutuhkan tambahan energi, protein, dan zat besi. Dan hal itu tidak bisa diperoleh hanya dengan mengonsumsi ASI.

    Para ibu harus memahami bagaimana tips memilih MPASI yang tepat dan aman untuk anak. Dalam kampanye #GenerasiSehatCerdas dan #teman1000haripertama, para orang tua diedukasi tentang 1.000 hari pertama merupakan kunci emas bagi tumbuh kembang bayi. Pada masa inilah ibu perlu untuk memperhatikan kecukupan nutrisi anak untuk mencegah malnutrisi serta stunting yang angkanya kini nampak terus berkembang di Indonesia.

    “Tambahan MPASI harus terbuat dari bahan alami, yakni tanpa MSG, gula dan garam,” Gisela Jesica dari Booster Mix, Little Joy Indonesia kepada wartawan baru-baru ini.

    Ia mencontohkan MPASI harus diperkaya dengan pengganti garam yang kaya akan asam folat, B9, dan B12. Selain itu dapat menambahkan beragam varian rasa, mulai dari ikan kembung, brokoli hingga wortel.

    Menurutnya tujuan dari pemberian MPSI adalah memperkenalkan tekstur makanan pada bayi sehingga keterampilan makan bayi dapat terasah. Meningkatkan imunitas pada bayi, karena kandungan MPASI diantaranya antioksidan, vitamin A dan FE, sering dijumpai di hati ayam, bayam ikan, brokoli dan lain-lain dan membantu pembentukan tulang, MPASI harus mengandung protein dan kalsium.

    Laman Kementerian Kesehatan mengimbau vahan makanan yang sebaiknya dihindari untuk MPASI.

    Apa saja?

    1. Garam

    Makanan tinggi garam sebaiknya dihindari karena ginjal bayi belum dapat mengolah garam dengan baik. Contohnya makanan cepat saji dan instan. Hindari pula penggunaan MSG.

    2. Gula

    Sebaiknya pemanis makanan yang berasal dari buah, atau susu formula. Hindari pula pemanis buatan dan hindari penggunaanya karena dapat berisiko kerusakan gigi dan diare.

    3. Makanan Rendah Lemak

    Karena bayi membutuhkan kalori, sebaiknya diberikan makanan kaya akan lemak supaya punya cadangan kalori.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTak Ada Penolakan Fraksi, Misbakhun Yakin RUU PPSK Segera Ketok Palu
    Next Article Volkswagentunda keputusan tentang pabrik baterai di Eropa timur
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.