Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Hingga April 2021, Ini Target Warga Bali Tervaksinasi
    Ekonomi

    Hingga April 2021, Ini Target Warga Bali Tervaksinasi

    March 27, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hingga April 2021, Ini Target Warga Bali Tervaksinasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Hingga April 2021, Ini Target Warga Bali Tervaksinasi 2
    Menko Marvest, Luhut Pandjaitan didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster. (BP/Istimewa)

    MANGUPURA, BALIPOST.com – Bali mendapat prioritas untuk vaksinasi untuk merealisasikan zona hijau COVID-19. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan yang didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan Bali mendapatkan vaksin secara prioritas, sebagai upaya untuk memulihkan kembali industri pariwisata yang terkena dampak pandemi COVID-19.

    Guna mewujudkannya, Menko Marves RI ini akan terus melakukan komunikasi dengan Menteri Kesehatan. Sampai April 2021, diharapkan target 1,5 juta hingga 2 juta penduduk Bali sudah bisa mendapatkan vaksin.

    “Target kita di Bali sampai bulan depan (April, red) ada 2 juta orang yang divaksin, kalau itu terjadi sampai 2 juta orang yang divaksin, maka Bali ini kita anggap bisa jadi green zone,”  tegas Luhut, Jumat (26/3).

    Sementara itu Gubernur Bali, Wayan Koster, saat mengikuti Press Conference Investment Forum Rethinking and Reinventing Bali Post COVID-19, menjelaskan program vaksinasi di Bali sudah dimulai secara bertahap. Pada April diharapkan akan menerima 3 juta dosis vaksin yang akan diberikan pada 1,5 juta orang.

    Gubernur Koster mengatakan bahwa berdasarkan arahan Presiden, pariwisata Bali akan dibuka kembali untuk wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli secara bertahap. Dengan catatan, semua pelaku wisata dan wisatawan disiplin mematuhi protokol kesehatan.

    Wayan Koster dalam kesempatan itu tidak henti-hentinya menyuarakan Bali agar terus mendapatkan vaksin dari Pemerintah Pusat. “Dari 4,3 juta penduduk, saya berharap 70 persennya atau sekitar 3 juta penduduk di Bali bisa mendapatkan vaksin,” harapnya dihadapan Menko Luhut.

    Alasan mantan Anggota DPR-RI 3 periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini meminta prioritas vaksinasi ke Pemerintah Pusat, karena dalam satu tahun pariwisata Bali stagnan, setelah Indonesia melarang warga asing berkunjung.

    “Wisatawan mancanegara ke Bali itu zero, akibatnya pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2020 triwulan I minus 1,2 persen, triwulan II minus 11 persen, triwulan 3 dan triwulan IV minus 12 persen,” ungkapnya.

    Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Menteri Kesehatan juga telah menetapkan 3 Zona Hijau yaitu Ubud (Gianyar), Sanur (Denpasar), Nusa Dua (Badung) Zona yang Aman dari COVID-19. Tiga kawasan ini mulai divaksin sejak hari Senin 22 Maret 2021 dan paling lambat selesai tanggal 4 April 2021 (14 hari).

    Total yang divaksin di 3 kawasan ini mencapai 170.487 orang. Kawasan Ubud, meliputi Kelurahan Ubud, Kedewatan, Sayan, dan Petulu total sebanyak 47.045 orang; Kawasan Nusa Dua dan sekitarnya, meliputi ITDC, Kelurahan Benoa, Tanjung Benoa, Jimbaran, dan Tuban total sebanyak 87.715 orang; dan Kawasan Sanur, meliputi Desa Sanur, Sanur Kauh, serta Sanur Kaja total sebanyak 35.727 orang.

    Tidak hanya di 3 kawasan tersebut mendapatkan vaksinasi, namun juga 6 Kabupaten/Kota yang lain. Dalam catatannya saat ini, bahwa kelompok masyarakat yang sudah divaksin secara tuntas adalah tenaga kesehatan sebanyak 44.426 orang.

    Sedangkan kelompok masyarakat yang sedang menjalani vaksinasi sampa saat ini meliputi Lansia, Pelayan Publik, hingga masyarakat perkotaan.

    Data per 25 Maret, jumlah penduduk yang sudah divaksinasi hampir mencapai 250.000 orang. Yang belum sebanyak 2,5 juta orang. “Kami harapkan vaksinasi di Bali rampung dalam 100 hari, dari tanggal 22 Maret  30 Juni 2021, atau target perharinya mencapai 40 ribu hingga 50 ribu orang sudah mendapatkan vaksinasi,” tegas Wayan Koster. (Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHolding Baterai Kendaraan Listrik IBC Resmi Dibentuk
    Next Article Mau Investasi Emas Digital, Amankah?
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.