Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Hyundai “recall” 180 ribu SUV, minta pemilik parkir mobil di luar
    Automotive

    Hyundai “recall” 180 ribu SUV, minta pemilik parkir mobil di luar

    September 13, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Untuk kedua kalinya bulan ini, Hyundai memberi tahu para pemilik SUV untuk memarkir mobilnya di luar ruangan karena arus pendek di komputer dapat menyebabkan kendaraan terbakar.

    Dilansir India Times, Minggu, produsen mobil Korea itu menarik kembali (recall) sekitar 180 ribu SUV Tucson keluaran tahun 2019-2021 di Amerika Serikat untuk memperbaiki masalah tersebut.

    Hyundai mengatakan korosi dapat menyebabkan korsleting pada papan sirkuit rem anti-lock yang rusak yang dapat menyebabkan kebakaran meskipun mesin mati.

    Lebih lanjut, perusahaan mengatakan pihaknya sudah mengetahui selusin kebakaran mesin yang disebabkan oleh masalah tersebut, tetapi meyakinkan bahwa tidak ada cedera yang timbul dari kejadian itu.

    Baca juga: Hyundai “recall” tiga model mobil karena masalah kelistrikan

    Baca juga: Tiga produsen otomotif “recall” sekitar 36 ribu kendaraan di Korsel

    Selain itu, Hyundai mengatakan jika lampu peringatan rem anti-lock menyala, kendaraan tidak boleh dikendarai dan pemilik harus melepas kabel positif pada aki. Mereka harus menghubungi diler yang akan menyediakan kendaraan peminjam jika diperlukan.

    Hyundai akan memberi tahu pemilik mengenai penarikan tersebut melalui surat mulai sekitar 30 Oktober. Sementara itu, pemilik dapat memasukkan 17 digit nomor identifikasi kendaraan mereka di www.hyundaiusa.com/recalls untuk melihat apakah Tucson mereka terpengaruh.

    Pada 3 September, regulator keselamatan Amerika Serikat mengumumkan bahwa Hyundai dan Kia akan menarik lebih dari 600 ribu kendaraan di Amerika Serikat dan Kanada untuk memperbaiki kebocoran minyak rem yang dapat menyebabkan kebakaran mesin.

    Penarikan kembali tersebut tidak terkait dengan penarikan kembali Tuscon. Recall itu hanya mencakup lebih dari 440 ribu sedan Kia Optima keluaran 2013-2015 dan SUV Kia Sorento keluaran 2014 dan 2015. Juga mencakup 203 ribu SUV Hyundai Santa Fe dari 2013-2015.

    Sehari kemudian, Hyundai merekomendasikan kendaraan tersebut diparkir di luar ruangan sampai masalah diperbaiki. Kia tidak menjawab pertanyaan tentang penarikannya.

    Penarikan tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian masalah kebakaran mesin yang telah melanda kedua pembuat mobil dan telah memicu penyelidikan oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA).

    Pada bulan Februari, Hyundai menarik kembali hampir 430 ribu mobil kecil karena masalah serupa. Perusahaan tersebut mengatakan air dapat masuk ke komputer rem anti-penguncian, menyebabkan korsleting listrik, dan mungkin juga mesin terbakar. Penarikan kembali itu mencakup kendaraan Elantra 2006-2011 dan Elantra Touring 2007-2011.

    Perusahaan mengatakan korsleting listrik dapat menyebabkan kebakaran bahkan saat mobil dimatikan.

    Pada April 2019, NHTSA membuka dua penyelidikan baru atas kebakaran yang melibatkan kendaraan Hyundai dan Kia setelah mendapatkan keluhan lebih dari 3.100 kebakaran dan 103 cedera.

    MHTSA mengabulkan petisi yang meminta penyelidikan yang diserukan sebuah grup advokasi konsumen bernama Center for Auto Safety.

    Investigasi mencakup kebakaran non-tabrakan di hampir 3 juta kendaraan dari Kia dan Hyundai.

    NHTSA sebelumnya mengatakan akan memasukkan kebakaran non-tabrakan ke dalam investigasi 2017 dan memeriksa penarikan kembali kendaraan Hyundai dan Kia untuk mengetahui adanya kerusakan mesin.

    Kegagalan mesin dan masalah kebakaran di Hyundai dan Kia telah mempengaruhi lebih dari 6 juta kendaraan sejak 2015, menurut dokumen NHTSA.

    Baca juga: Hyundai, Mercedes-Benz “recall” 5.000 mobil di Korsel

    Baca juga: Soket listrik dashboard picu kebakaran, Hyundai tarik 272 ribu mobil

    Baca juga: Hyundai tunda distribusi GV80 karena getaran mesin

     

    Pewarta: A087
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2020

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTesla berencana ekspor Model 3 buatan China ke Asia dan Eropa
    Next Article Dieng Culture Festival Digelar secara Virtual mulai 16 September
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.