Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»IAI Aktif Terlibat Susun Rekomendasi Strategis bagi Pertemuan KTT G20
    Ekonomi

    IAI Aktif Terlibat Susun Rekomendasi Strategis bagi Pertemuan KTT G20

    November 14, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    IAI Aktif Terlibat Susun Rekomendasi Strategis bagi Pertemuan KTT G20 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang tergabung sebagai anggota International Federation of Accountants (IFAC) lewat kelompok B20 telah menyusun empat rekoendasi strategis untuk kelompok negara-negara G20 dalam kerangka Presidensi G20 Indonesia yang akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada 15-16 November di Nusa Dua, Bali.

    “Kita patut berbangga atas pencapaian ini, karena IAI mampu menyakinkan penyusunan policy action di B20 agar selaras dengan posisi IAI untuk mendukung penerapan transparansi sustainability reporting yang terstandarisasi di dunia dan lebih selaras dengan financial reporting,” ujar Rosita Uli Sinaga, anggota Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI yang merupakan deputy member TFIC B20 mewakili IAI. Rosita menjadi pembicara dalam Indonesia Net Zero Summit 2022 dalam sesi kelima bertema “Engagement Through Financial Sector” di Nusa Dua, Bali.

    Setelah melalui pembahasan strategis network member, B20 empat rekomendasi yang diterbitkan yakni mendorong tata kelola yang berkelanjutan di dunia bisnis untuk mendukung inisiatif Enviromental, Social, and Governance (ESG), mendorong aksi bersama untuk mengurangi risiko integritas, meningkatkan agilitas untuk langkah-langkah memerangi risiko pencucian uang/pendanaan teroris serta memperkuat tata kelola untuk memitigasi risiko kejahatan dunia maya yang semakin parah.

    Selanjutnya, anggota B20 telah menyampaikan tindakan kebijakan yang konkrit dan terukur untuk setiap rekomendasi yang layak untuk segera dipertimbangkan.
    Dalam rekomendasi itu ditegaskan bahwa upaya berkelanjutan untuk mengintegrasikan dan menstandarkan tata kelola berkelanjutan dengan mempromosikan dan mempercepat penerapan standar pelaporan keberlanjutan yang berkualitas tinggi, terkonvergensi secara global, serta memaksimalkan pemantauan kepatuhan tata kelola berkelanjutan dan inisiatif penjaminan independen.

    Pada kesempatan itu, juga ditandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara IAI dengan Kadin Indonesia tentang Kerjasama Penguatan Keterbukaan Informasi terkait Standar Pengungkapan Keberlanjutan Melalui Peningkatan Kualitas Pelaporan Keuangan dan Perpajakan bagi Pelaku Usaha.

    MoU ini antara lain mengikat tentang keterbukaan terkait standar pengungkapan keberlanjutan yang akan disusun IAI yang diselaraskan dengan standar internasional yang diterbitkan International Sustainability Standards Board (ISSB).

    Selain itu disepakati kerjasama peningkatan kapasitas, penguatan UMKM terutama dari sisi pengelolaan keuangan, perpajakan, dan pelaporan keuangan, serta kerja sama penguatan akuntabilitas dan transparansi pelaporan keuangan dan perpajakan melalui peningkatan kualitas SDM pelaku usaha melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi.

    Salah satu perkembangan paling signifikan dalam akuntansi dan pelaporan dalam beberapa dekade terakhir adalah ketika IFRS Foundation secara resmi mengumumkan pembentukan ISSB pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP26) 2021 di Glasgow.

    Dengan lebih dari 614 ketentuan ESG yang dikeluarkan oleh berbagai yurisdiksi, pengembangan kebijakan harus mempertimbangkan standar dan panduan yang ada untuk menghindari beban pelaporan yang tidak proporsional pada perusahaan. ISSB akan membawa konsistensi dan keterbandingan yang sangat dibutuhkan untuk standar pelaporan ESG.

    Bagian penting dari semua upaya itu adalah penerapan standar pelaporan keberlanjutan (sustainability reporting) yang berkualitas tinggi, terkonvergensi dan diterima secara global, termasuk standar ESG dan kriteria pelaporan yang didukung oleh jaminan informasi yang disajikan, menjadi penting bagi negara-negara G20.

     

    Editor : Mohamad Nur Asikin


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMinat pembelian EV di Indonesia masih masuki tahap awal
    Next Article Jokowi dan Presiden UAE Resmikan Masjid Raya Sheikh Al Zayed
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.