Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»IFG Beberkan Butuh PMN Rp 6 T untuk Jamin Asuransi KUR UMKM di 2023
    Ekonomi

    IFG Beberkan Butuh PMN Rp 6 T untuk Jamin Asuransi KUR UMKM di 2023

    September 30, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    IFG Beberkan Butuh PMN Rp 6 T untuk Jamin Asuransi KUR UMKM di 2023 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – PT Indonesia Financial Group (IFG) membeberkan kebutuhan terkait suntikan dana penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 6 triliun pada tahun 2023. Dana tersebut akan dialokasikan untuk anak usahanya yang menjamin asuransi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM).

    Direktur Bisnis PR IFG, Pantro Pander Silitonga menjelaskan, PMN tersebut nantinya akan diberikan kepada dua anak usahanya, yakni PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Jamkrindo. Menurutnya, permintaan ini didasari oleh peningkatan target dan realisasi penyaluran KUR yang tinggi di tahun depan.

    Ia mengatakan bahwa target KUR yang ditetapkan pemerintah selalu naik tiap tahun. Misalnya di tahun 2022 yakni sebesar Rp 373 triliun, 2023 naik menjadi Rp 470 triliun, dan 2024 Rp 585 triliun.

    “Artinya dalam 2 tahun ke depan ada kenaikan penyaluran KUR lebih dari 20 persen tiap tahunnya, ini memang kalau kita lihat kondisi ekonomi kita sekarang dalam tahap recovery. Kita harus memastikan pengusaha UMKM dapat kepastian bahwa mereka dapat akses ke capital. Justru mereka yang butuh akses ke capital,” kata Pantro dalam saat Ngobrol Pagi Seputar BUMN di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (29/9) kemarin.

    Lebih lanjut, Pantro menuturkan saat ini KUR sangat diperlukan untuk kebutuhan modal UMKM. Namun, bank perlu dukungan dari Jamkrindo dan Askrindo untuk menjamin kredit macet dari KUR. Sejauh ini, kedua anak usaha IFG telah menjamin 70 persen risiko kredit bank.

    sementara itu, seiring melonjaknya target KUR, Pantro berharap permodalan di IFG juga diperkuat dengan alokasi PMN. Terlebih saat ini terjadi perburukan kualitas kredit perbankan, di mana loan at risk perbankan sebelum pandemi 7 persen, saat pandemi sudah lebih dari 20 persen.

    Selain itu, dia juga menyinggung adanya kenaikan klaim secara signifikan, baik itu di Askrindo maupun Jamkrindo. Contohnya di Jamkrindo, total klaim di tahun 2020 sebesar Rp 1,3 triliun, kemudian Rp 1,45 triliun di tahun 2021, namun hingga Juni 2022, total klaim sudah melonjak hingga Rp 1,66 triliun.

    Pantro melanjutkan, jika ukuran kemampuan penjamin dalam menjamin risiko kredit bank (gearing ratio) berada di atas 20 kali, maka penjamin dianggap tidak mampu. Dalam skenario terburuknya, Pantro memprediksi gearing ratio Askrindo dan Jamkrindo bisa mencapai 21,6 kali di tahun 2024, jika tidak ada PMN.

    “Kami usul kepada pemerintah yang memberikan tugas kepada kami agar ada penguatan permodalan di Askrindo dan Jamkrindo, dan kami lihat program KUR paling efektif dalam memastikan UMKM mendapat akses ke capital, saat ekonomi masih dalam tahap recovery,” pungkasnya.

    Sebelumnya, IFG sempat mengusulkan suntikan dana melalui PMN sebesar Rp 6 triliun untuk tahun 2023 mendatang kepada Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

    Direktur Utama IFG Robertus Bilitea menjabarkan, nantinya dana PMN tersebut akan dialokasikan pada anak usahanya di bidang asuransi, yaitu PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Jamkrindo untuk meningkatkan modal usahanya yang masing masing senilai Rp 3 triliun.

    “Tujuan penambahan PMN untuk meningkatkan permodalan BPUI untuk memperkuat struktur permodalan Askrindo dan Jamkrindo dalam bisnis penjaminan,” ujarnya dalam RDP Komisi VI DPR RI, Kamis (16/6) lalu.

    Adapun realisasi penjamin KUR di antaranya, Askrindo ada sebanyak 27,2 juta penerima UMKM dan menyerap lapangan kerja 49,2 juta. Sementara, di Jamkrindo ada 23 juta penerima UMKM dan menyerap 29,7 juta lapangan kerja.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : R. Nurul Fitriana Putri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRizky Billar dan Lesti Mendapat Penghargaan di Tengah Heboh Kabar KDRT
    Next Article Rentan Kena Insomnia, 4 Zodiak Ini Paling Hobi Begadang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.