Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ikuti Regulasi Pemerintah, Perusahaan Multinasional Naikkan TKDN di Produknya
    Ekonomi

    Ikuti Regulasi Pemerintah, Perusahaan Multinasional Naikkan TKDN di Produknya

    March 29, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ikuti Regulasi Pemerintah, Perusahaan Multinasional Naikkan TKDN di Produknya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ikuti Regulasi Pemerintah, Perusahaan Multinasional Naikkan TKDN di Produknya 2
    Asus memperlihatkan sejumlah produknya, Jumat (29/3) di Denpasar. (BP/may)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Adanya regulasi terkait penggunaan produk dalam negeri dan tingkat kadungan dalam negeri (TKDN) membuat pelaku usaha harus mengikuti jika ingin meningkatkan market share. Industri di bidang teknologi, khususnya produk laptop, desktop, dan notebook pun mulai menaikkan TKDN agar produknya diserap pasar.

    Hal ini pun diakui Head of Public Relation Asus Indonesia Muhammad Firman, Jumat (29/3) ditemui di Denpasar. Ia mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan persentase TKDN, terutama untuk produk yang menyasar pemerintah dan pendidikan.

    Sebab, diakuinya selama ini sektor pendidikan cukup berkontribusi terhadap pemasaran Asus. “Tahun 2023 pemerintah menanamkan aturan TKDN, khususnya perangkat yang maju ke sektor government dan edukasi, makanya kita produksi karena regulasi mengarah ke sana,” ujarnya.

    Saat ini, diakuinya, baru 1 tipe produk laptop yang menggunakan komponen TKDN. “Kita akan tambah tipe produk lain yang seperti kebutuhan pasar ke segmen government dan edukasi, dan TKDN juga akan kita
    tingkatkan. Karena aektor edukasi dan pemerintah tumbuh pesat, makanya kita juga turut untuk penuhi ke sana,” jelasnya.

    Produk yang dipasarkan pada 2023 lalu disebutnya sudah memiliki TKDN 28 persen. Di tahun ini, pihaknya akan memproduksi seri baru dengan persentase TKDN 38 persen. Dengan komponen TKDN di dalamnya diakui tidak mempengaruhi kualitas karena sudah sesuai dengan standar perusahaan multinasional itu secara global.

    “Produk-produk TKDN, semua komponen masih impor seperti prosesor, panel, memori masih impor yaitu dari Taiwan, China dan dirakit di sini. Pabrik rakitan itu sudah punya standar seperti pabrik yang global jadi pabrik yang di Batam sama standarnya,” ungkapnya.

    Sementara itu, Country Product Marketing Commercial Business Asus Indonesia Aldy Ramadiansyah menjelaskan, pihaknya kini sedang menggencarkan layanan Asus Business dengan konsep business to business. Untuk itu ada beberapa pilar yang menjadi fokusnya yaitu durability (ketahanan produk), manageability, dan service.

    Diakui saat ini Asus belum mempunyai desktop dengan komponen TKDN namun ke depan akan mengarah ke sana. “Sebelum adanya regulasi TKDN, market pendidikan kita sangat membantu dalam penjualan. Langsung terserap 200 ribu unit. Maka saat ini dengan aturan tersebur kita menyasar enterprise karena segmen ini belum sepenuhnya harus TKDN,” ungkapnya.(Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePotensi Pasarnya Masih Besar, Bali Tambah Rute Penerbangan ke India
    Next Article Porsche akan lanjutkan penggunaan mesin V8 setelah 2030
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.