Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Indonesia Masih Butuh Program KB
    News

    Indonesia Masih Butuh Program KB

    August 1, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Indonesia Masih Butuh Program KB 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Indonesia Masih Butuh Program KB

    Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro

    Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menekankan pentingnya program Keluarga Berencana (KB) sebagai perencanaan jumlah penduduk, yang berimbas pada pertumbuhan perekonomian nasional.

    Menurutnya, dari beberapa studi menunjukkan program KB memberikan dampak positif pada peningkatan hidup perempuan, keluarga dan masyarakat, serta peningkatan kesempatan kerja dan pendapatan.

    Sebab, jumlah anak yang lebih sedikit memungkinkan adanya investasi pada pendidikan dan kesehatan terhadap anak yang lebih besar. Juga, pengasuhan anak dapat diberikan secara optimal.

    “Dengan demikian, anak-anak yang lahir akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, produktif dan berkualitas. Generasi inilah yang akan menjadi generasi emas dan kekuatan bangsa Indonesia untuk terus maju dan mampu bersaing,” kata Menteri Bambang dalam Seminar Nasional Kependudukan, Senin (31/7) kemarin di Jakarta.

    Secara nasional, Angka Kelahiran Total (TFR) Indonesia berada di angka 2,2. Meski demikian, angka kelahiran antar provinsi masih bervariasi. Seperti di wilayah Indonesia Timur, kebanyakan mempunyai TFR di atas 2,1. Sementara di Indonesia Barat justru TFR di bawah 2.

    Terkait hal tersebut, Menteri Bambang mengimbau agar pemerintah daerah melakukan beberapa intervensi, yakni menjaga angka kelahiran di tingkat replacement rate, menata dinamika perpindahan penduduk melalui sistem registrasi mumpuni, serta menjamin pendidikan dan kesehatan anak.

    “Bagi daerah dengan angka kelahiran dan tingkat kematian tinggi, seperti Maluku, Papua, NTT, dan Sulawes Tenggara, pemerintah daerah harus terus mendorong pelaksanaan KB. Namun juga diiringi dengan peningkatan akses pendidikan dan kesehatan serta kepesertaan jaminan sosial perlu dipermudah bagi masyarakat, terutama masyarakat rentan,” tuturnya.

    TAGS : Keluarga Berencana Bappenas Bambang Brodjonegoro

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/19548/Indonesia-Masih-Butuh-Program-KB/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAroma Daging Tak Sedap Merambah Bea Cukai
    Next Article Amerika Serikat Tetapkan Sanki untuk Presiden Venezuela
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.