Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Industri EV di Korsel lesu, Tesla hanya berhasil jual satu unit mobil
    Automotive

    Industri EV di Korsel lesu, Tesla hanya berhasil jual satu unit mobil

    February 8, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Industri EV di Korsel lesu, Tesla hanya berhasil jual satu unit mobil 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta (ANTARA) – Pada tahun 2023 Tesla merupakan produsen mobil listrik impor terbesar di Korea Selatan (Korsel), namun, akibat industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Korea Selatan (Korsel) yang tengah lesu, pada Januari 2024, mereka hanya berhasil menjual satu unit kendaraan.

     

    Laman Carscoops, Kamis, melaporkan bahwa faktor-faktor seperti insentif EV yang tidak jelas, kurangnya stasiun pengisian daya cepat publik, dan kekhawatiran tentang kualitas kendaraan buatan China menghambat adopsi EV.

     

    Sebagai contoh, perusahaan milik Elon Musk itu beralih dari menjual 1.022 kendaraan di Korsel pada Desember 2024, menjadi hanya menjual satu kendaraan pada Januari 2024. Kendaraan yang dimaksud adalah Model Y yang dibuat di China. Tidak seperti model yang dibuat di pasar lain, mobil ini dilengkapi dengan baterai lithium ferro phosphate (LFP).

     

    Meskipun LFP membuat harga mobil lebih murah daripada Model Y yang dibuat di Amerika, pemerintah Korsel baru-baru ini menerapkan peraturan baru yang membuatnya sedikit terlalu mahal untuk memenuhi syarat untuk mendapatkan keringanan pajak penuh.

    Baca juga: Tesla Cybertruck alami kendala pada penutup roda aerodinamis

    Baca juga: 25 county di California gugat Tesla terkait penanganan limbah

     

    Bukan hanya insentif yang berdampak pada penjualan mobil listrik. Bloomberg melaporkan bahwa kekhawatiran seputar keamanan baterai buatan China telah meningkat setelah beberapa kebakaran yang dipublikasikan secara luas.

     

    Terjadinya beberapa kasus kebakaran EV di Korsel menimbulkan kekhawatiran konsumen, dan memantik kebijakan yang membatasi pemasangan pengisi daya (charger) di ruang bawah tanah atau pada fasilitas parkir bawah tanah.

     

    Kekhawatiran tetap terjadi, meskipun penelitian menunjukkan bahwa kejadian kebakaran EV dibandingkan kebakaran kendaraan non-listrik tidak proporsional, sebab ada 132 kebakaran yang disebabkan oleh EV di Korsel pada paruh pertama tahun 2023, dibandingkan dengan 4.000 kebakaran setiap tahun untuk kendaraan non-listrik.

     

    Negara ini juga menghadapi kekurangan fasilitas stasiun pengisian daya cepat di area publik. Meskipun Korsel memiliki jumlah pengisi daya per pengemudi tertinggi di dunia, sekitar 90 persen di antaranya adalah pengisi daya lambat.

     

    Pada saat yang sama, negara ini telah membuat banyak kemajuan dalam mengubah armada truknya menjadi tenaga listrik, yang berarti stasiun pengisian daya tersumbat, yang menyebabkan waktu tunggu yang lama bagi semua pengemudi.

     

    Sebagai akibat dari kekhawatiran yang memuncak ini, pasar mobil listrik menyusut untuk pertama kalinya sejak tahun 2017 di Korea Selatan. Pada tahun 2023, konsumen di negara ini membeli 0,1 persen lebih sedikit mobil listrik dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu sebanyak 157.823 unit, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan masa depan industri ini yang juga dirasakan di seluruh dunia.

    Baca juga: Tesla bakal tarik 200.000 kendaraan di AS perbaiki masalah spion

    Baca juga: Tesla janjikan kendaraan listrik terobosan baru 2025

     

    Pewarta: Pamela Sakina
    Editor: Zita Meirina
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLima produsen akan tarik lebih dari 44.000 kendaraan di Korea Selatan
    Next Article Pemkab Serahkan BKK dan Bantuan Babi untuk Desa Adat se-Jembrana
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.