Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ini Alasan Hong Kong Larang Demonstran Pakai Topeng
    News

    Ini Alasan Hong Kong Larang Demonstran Pakai Topeng

    October 5, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ini Alasan Hong Kong Larang Demonstran Pakai Topeng

    Demonstran Hong Kong mengenakan topeng (Foto: BBC)

    Hong Kong, Jurnas.com – Pemimpin Hong Kong Carrie Lam menyebut “kekerasan ekstrem” di negara tersebut menjadi alasannya mengeluarkan Undang-Undang Anti-Topeng, yang melarang pengunjuk rasa mengenakan topeng.

    Transportasi di negara bekas koloni Inggris itu lumpuh ketika Stasiun MTR Hong Kong terpaksa ditutup pada Sabtu (5/10), menyusul kekacauan sehari sebelumnya, di mana polisi menembak seorang bocah remaja dan pengunjuk rasa pro-demokrasi yang membakar Stasiun MTR.

    “Perilaku radikal perusuh membawa Hong Kong melewati malam yang sangat gelap, membuat masyarakat hari ini setengah lumpuh,” kata Lam dilansir dari Reuters.

    “Kekerasan ekstrem dengan jelas menggambarkan bahwa keselamatan publik Hong Kong sangat terancam,” tegas dia.

    “Itulah alasan konkret bahwa kami harus mengeluarkan undang-undang darurat kemarin, untuk memperkenalkan undang-undang anti-topeng.”

    Baca juga.. :

    • Haidar Alwi: Saya Akan Kejar dan Ungkap Penunggang Aksi Demonstrasi
    • Tiga Bulan Demo di Hong Kong, Polisi Baru Terapkan Peluru Tajam
    • KSPSI Dukung Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Politik Bangsa

    Demonstran selama ini kerap menggunakan masker untuk menyembunyikan identitas mereka dalam gelombang protes yang semakin keras, yang telah mengguncang Hong Kong selama empat bulan terakhir.

    Protes diawali dengan penentangan terhadap RUU Ekstradisi pada April lalu, yang memungkinkan ekstradisi ke daratan China. Namun sejak itu, protes melonjak ke dalam gerakan pro-demokrasi yang lebih luas.

    Setelah kekerasan pada Jumat (4/10) kemarin, operator kereta api MTR Corp mematikan seluruh jaringan, yang setiap hari membawa sekitar 5 juta penumpang. Sementara pusat perbelanjaan dan supermarket juga tutup.

    Demonstrasi lebih lanjut direncanakan di seluruh Hong Kong hingga Senin, yang merupakan hari libur umum, tetapi tidak segera jelas bagaimana penutupan transportasi akan memengaruhi mereka.

    TAGS : UU Anti-Topeng Hong Kong Demonstrasi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/60392/Ini-Alasan-Hong-Kong-Larang-Demonstran-Pakai-Topeng/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHUT ke-74 TNI, PDIP: Soliditas, Kepeloporan, dan Profesionalitas Mengagumkan
    Next Article Iran Belum Bebaskan Dosen Studi Islam Asal Australia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.