Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Iran Belum Bebaskan Dosen Studi Islam Asal Australia
    News

    Iran Belum Bebaskan Dosen Studi Islam Asal Australia

    October 5, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Iran Belum Bebaskan Dosen Studi Islam Asal Australia

    Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne (Foto: VL Trends)

    Sydney, Jurnas.com – Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne mengatakan, seorang dosen berkebangsaan Inggris-Australia masih berada di penjara Iran. Sedangkan perempuan Inggris-Australia lainnya dan pacarnya telah dibebaskan dari tahanan.

    Kepada awak media, Payne merasa sangat lega pasca Jolie King dan Mark Firkin dinyatakan bebas dan dikembalikan ke Australia, dan semua tuduhan terhadap mereka dibatalkan.

    Payne juga membenarkan bahwa Kylie Moore-Gilbert masih berada di penjara Evin, yang terkenal di Teheran tempat dia ditahan selama hampir setahun, setelah dilaporkan dijatuhi hukuman 10 tahun.

    “Negosiasi jangka panjang sedang berlangsung untuk memastikan pembebasan akademik berpendidikan Cambridge,” kata Payne dilansir dari Press Association pada Sabtu (5/10).

    Moore-Gilbert merupakan seorang akademisi asal Cambridge yang baru-baru ini menjadi dosen Studi Islam di Universitas Melbourne.

    Baca juga.. :

    • Ini Permintaan Maaf Menko Polhukam Untuk Masyarakat Maluku
    • Antusiasme Wanita Iran Meningkat Usai Diizinkan Nonton Kualifikasi Piala Dunia
    • Arab Saudi, Israel dan AS di Bawah Tekanan, Iran Lebih Santai

    Sebelumnya, kantor berita semi-resmi Iran Fars melaporkan bahwa juru bicara kehakiman Republik Islam Gholam Hossein Esmayeeli membenarkan ketiganya ditahan karena melakukan kegiatan mata-mata.

    Laman web University of Melbourne mencantumkan Moore-Gilbert di halaman “Find an expert” sebagai dosen di perguruan tinggi Asia tersebut.

    Moore-Gilbert mengatakan bahwa ia “mengkhususkan diri dalam politik Timur Tengah, dengan fokus khusus pada negara-negara Teluk Arab”, dan bahwa ia telah menerbitkan karya tentang pemberontakan Arab 2011, pemerintahan otoriter dan tentang peran teknologi media baru dalam aktivisme politik.

    David Malet, yang bertugas di komite disertasi Moore-Gilbert sebelumnya menggambarkan Moore-Gilbert sebagai “orang yang luar biasa dan seorang sarjana yang serius, bukan mata-mata”.

    TAGS : Dosen Australia Studi Islam Iran

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/60393/Iran-Belum-Bebaskan-Dosen-Studi-Islam-Asal-Australia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni Alasan Hong Kong Larang Demonstran Pakai Topeng
    Next Article Uni Eropa Tolak Tawaran Negosiasi Brexit
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.