Ini Resolusi Rizky Billar di Tahun 2023

Ini Resolusi Rizky Billar di Tahun 2023

JawaPos.com– Aktor Rizky Billar mengalami masalah yang tidak sepele di tahun ini hingga membuat karirnya di dunia hiburan terjun bebas. Berharap tahun depan lebih baik, ayah satu anak itu memiliki resolusi yang hendak diwujudkan di tahun 2023 mendatang.

Resolusi pertama Rizky Billar, ingin bahtera rumah tangganya bersama Lesti Kejora lebih baik dan tambah solid lagi setelah di tahun ini sempat diwarnai masalah kasus KDRT.

“Resolusi, mudah-mudahan keluarga saya semakin diperkuat, kami lebih kuat lagi, menjadi suami yang lebih baik, menjadi ayah yang bisa menjadi teladan. Apapun kesalahan yang saya lakukan, saya bukan pribadi yang sempurna,” kata Rizky Billar di bilangan Ampera Jakarta Selatan.

Masalah yang terjadi dalam hidupnya dia harapkan menjadi pembelajaran berharga sehingga ke depannya Rizky Billar dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kesalahan yang sempat diperbuat sebelumnya, dia berharap tidak terulang kembali. “Mudah-mudahan saya bisa belajar,” ujarnya.

Resolusi lainnya, Rizky Billar menaruh harapan karirnya di televisi bisa berlanjut di tahun depan.Tapi dia mengaku tidak akan memaksakan diri. Jika memang tidak memungkinkan, Billar akan berfokus saja pada dunia bisnis.

“Mudah-mudahan bisa kembali lagi ke layar kaca. Saya menjadikan pekerjaan di layar kaca sebagai kopi, bukan untuk mencari duit. Kalau bisa keduanya (bisnis dan menjalani karir di TV) kenapa nggak,” katanya.

Terkait keinginan Rizky Billar untuk tampil lagi di televisi kemungkinan akan sulit. Pasalnya, KPI secara tegas memberikan arahan kepada stasiun televisi untuk tidak menggunakan pelaku KDRT sebagai talent. KPI tegas meminta lembaga penyiaran tidak memberikan ruang kepada pelaku KDRT demi mementingkan contoh yang baik dalam tayangan kepada masyarakat.

Komisioner KPI Nuning Rodiyah mengatakan, sekalipun kasus Rizky Billar tidak dilanjutkan dengan dicabutnya laporan polisi oleh Lesti Kejora, tidak mengurangi atau menghapus perbuatan yang telah dilakukan.

“Analoginya begini. Misalkan ada pencuri, dimaafkan dan tidak dihukum. Dia tetap pencuri, kan. Meski tidak dihukum tidak menghapus posisinya sebagai pelaku KDRT,” kata Komisioner KPI Nuning Rodiyah kepada JawaPos.com Kamis (20/10). (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Abdul Rahman


Credit: Source link

Related Articles