Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ini Strategi Jateng Entaskan Kemiskinan, Berdayakan Ekonomi Perempuan
    Ekonomi

    Ini Strategi Jateng Entaskan Kemiskinan, Berdayakan Ekonomi Perempuan

    November 3, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ini Strategi Jateng Entaskan Kemiskinan, Berdayakan Ekonomi Perempuan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Upaya pengentasan kemiskinan terus digenjot Pemprov Jawa Tengah dengan berbagai strategi. Salah satunya dengan pemberdayaan perempuan melalui berbagai pelatihan ketrampilan dan bantuan usaha. Tiga desa telah menikmati program ini.

    Untuk melaksanakan program tersebut, pemprov menggandeng Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) dan dinas-dinas terkait.

    Saat ini, kegiatan tersebut telah dikembangkan di tiga desa pada tiga kabupaten. Yakni, Pemalang, Sragen dan Demak. Pemberdayaan ekonomi perempuan dilaksanakan dengan memaksimalkan potensi lokal.

    Di Desa Bantarbolang, Pemalang misalnya. Pola pengembangan ekonomi perempuan dilakukan dengan memberdayakan warga membuat sirup rambutan. Ini dilatarbelakangi sebagian masyarakat di sana memang memiliki pohon rambutan.

    Saat musim rambutan, warga bisa memanen buah tersebut hingga 1 kuintal. Akibatnya harga jual rambutan jadi anjlok. Warga pun tak bisa meraup untung banyak.

    “Ada tiga kelompok dengan jumlah anggota masing-masing 10 orang. Nanti kita berdayakan membuat sirup. Pasti nanti ada dampak positif salah satunya untuk menanggulangi kemiskinan,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen usai membuka acara pencanangan Desa Sejahtera bagi Perempuan dan Anak (Destara) di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (3/11).

    Taj Yasin menambahkan, pengentasan warga miskin mutlak dilakukan secara bergotong royong. Tidak hanya pemerintah, namun elemen terkait juga punya tanggung jawab serupa.

    “Untuk Pemkab Pemalang kami minta ditingkatkan pendampingannya terhadap potensi lokal seperti kepiting dan nanas. Bukan hanya didampingi, tapi carikan pasar. Dengan waktu yang mepet, kami belum bisa mengentaskan semua. Tapi kami berusaha menguatkan dengan program satu OPD (dinas) satu desa dampingan,” ujar dia.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : ARM


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAll New Honda City mejeng di Senayan Park
    Next Article Mentan SYL Dorong Hutan Menjadi Lahan Agrowisata Gandeng Pemangku Adat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.