Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Humanika»Inilah Pendekatan Baru untuk Tangani Narapidana Terorisme
    Humanika

    Inilah Pendekatan Baru untuk Tangani Narapidana Terorisme

    June 20, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Inilah Pendekatan Baru untuk Tangani Narapidana Terorisme

    Siti Napsiyah Ariefuzzaman.

    Depok – Persoalan pemberantasan terorisme terus menjadi ikhtiar semua pihak termasuk para akademisi. Ini karena ternyata penjara nyaris tidak memberi efek jera para pelakunya. Pada beberapa kasus, penjara justru menjadi school of radicalism, semacam kawah candradimuka bagi para teroris.

    Keluar dari penjara justru jadi semakin keras pahamnya dan kembali melakukan teror. Penjara belum berhasil membuat teroris sadar dan bertaubat sehingga upaya pemberantasan terorisme terhambat. 

    Demikian inti persoalan yang disampaikan Siti Napsiyah Ariefuzzaman pada sidang promosi doktor bidang ilmu kesejahteraan sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.

    Disertasi berjudul “Pendekatan Integratif dalam Pembinaan Narapidana Kasus Terorisme: Studi Kasus Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang dan Balai Pemasyarakatan Jakarta Timur-Utara” ini menawarkan pendekatan baru yang disebutnya Social Work Integrative Approach yaitu suatu pendekatan yang melibatkan lintas profesi, lintas disipilin ilmu, yang dilakukan secara komprehensif pada level mikro, mezzo dan makro. 

    Dengan pendekatan ini seorang narapidana teroris akan mendapatkan pembinaan secara terencana dan sistematis yang melibatkan petugas lapas, ahli agama, psikolog, kriminolog ditambah social worker (pekerja sosial). 

    “Social worker bisa menjadi  case manager (manajer kasus) yang bertanggungjawab atas penanganan seorang narapidana sampai tuntas. Tuntas dalam pengertian selama di lapas mendapat pembinaan, ada program deradikalisasi, rehabilitasi, reintegrasi dan reentry. Seorang terpidana teroris diharapkan kembali ke masyarakat, diterima oleh masyarakat dan berperan dalam masyarakat,” jelas dosen kesejahteraan sosial UIN Jakarta ini, Senin (19/06/2017).

    Napsiyah menekankan pentingnya melibatkan pekerja sosial (social worker) dalam pemberantasan terorisme. Lapas bisa menerima sarjana kesejahteraan sosial, lapas juga bisa menerima social worker untuk pendamping kemasyarakatan. 

    “Selama ini peran pekerja sosial sudah diakui dan diakomodir oleh negara di bidang perlindungan anak, disabilitas dan program kesejahteraan keluarga. Dengan melibatkan social work dalam program pemberantasan terorisme khususnya dalam pembinaan terpidana teroris di Lapas dan Bapas, diharapkan bisa mendorong keberhasilan program secara lebih nyata,” ungkapnya.

    Promosi doktor Siti Napsiyah Ariefuzzaman ini menghadirkan panel penguji yang dipimpin oleh ketua sidang Prof. Dr. Isbandi Rukminto Adi. Adapun penguji lainnya adalah Prof. Dr. Jamhari Makruf (UIN Jakarta), Dr. Makmur Sunusi (Kemntrian Sosial RI), Fentini Nugroho Ph.D (Kesos UI) dan Dr. Eva Anjani, SH. MH (Fakultas Hukum UI). Sementara Promotor adalah Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc dan Ko-Promotor, Dr. Mohammad Kemal Dermawan, M.Si.

    Napsiyah dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan menjadi Doktor ke-39 Fakultas Ilmu Sosial dan Poliitk Pascasarjana UI. Napsiyah tercatat menyelesaikan baster of social work (BSW) dan master of social work (MSW) di Mc.Gill University, Montreal, Kanada. 

    Ia juga merupakan sarjana Fakwah UIN Jakarta dan santri jebolan Ponpes Daar el-Qolam, Banten. Dengan latar belakang tersebut Prof. Bambang S. Lakamono menyatakan sangat ideal jika sarjana muslim santri sekaligus social worker terlibat dalam program pemberantasan terorisme.

    TAGS : narapidana terorisme pembinaan terencana promosi doktor

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/17811/Inilah-Pendekatan-Baru-untuk-Tangani-Narapidana-Terorisme/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleViral! Status FB Michelle Dian Lestari yang baru jenguk Ahok di Mako Brimob. Bacanya bikin ribuan netizen menangis
    Next Article Angelina Jolie Minta Pengawasan Pengungsi Lebih Baik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Buaya Senyulong, Penemuan Baru Reptil Langka Bermoncong Runcing

    4 Fakta Menarik Buaya Senyulong, Penemuan Baru Reptil Bermoncong Runcing yang Terkenal Pemalu

    September 21, 2023
    Lembaga ZISWAF Amanah dan Profesional

    Tingkatkan Kesejahteraan Sosial Melalui Lembaga ZISWAF Amanah dan Profesional dari BSI Maslahat

    August 30, 2023
    9 Langkah Cepat Mahir Microsoft Word

    9 Langkah Cepat Mahir Microsoft Word

    December 23, 2020
    15 Situs Streaming Nonton Anime Online Terbaik - Andalan

    15 Situs Streaming Nonton Anime Online Terbaik

    December 23, 2020
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.