Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Insiden Penyerangan ke Polisi, Wakil Ketua Komisi III Mengecam Keras
    News

    Insiden Penyerangan ke Polisi, Wakil Ketua Komisi III Mengecam Keras

    March 27, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Insiden Penyerangan ke Polisi, Wakil Ketua Komisi III Mengecam Keras 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Insiden penyerangan terhadap personel Polri terjadi di Polres Enrekeng, Sulawesi Selatan. Dalam melakukan aksinya, pelaku mendatangi kantor Mapolres Enrekeng dengan membawa senjata tajam. Pelaku kemudian berhasil diamankan polisi.

    Pada waktu yang sama, jajaran Polsek Duren Sawit Jakarta Timur juga menemukan benda yang diduga bom dan diletakkan di dalam tas berwarna hitam.

    Terkait kedua insiden tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam keras. Menurut Sahroni, kemunculan kembali dugaan aksi teroris tersebut patut diwaspadai.

    “Saya mengecam keras dua kejadian itu. Menurut saya, penyerangan polisi apalagi di area kantor itu tidak bisa dianggap sekali lewat, karena pasti ada motif di baliknya. Ditambah lagi penemuan dugaan bom juga terjadi di hari yang sama dan ada barang bukti yang bertendensi ke dugaan kerusuhan,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Jumat (26/3).

    Lebih lanjut, politikus Partai Nasdem ini juga menegaskan bahwa ada berbagai kemungkinan yang bisa diduga dari dua insiden tersebut. Yakni aksi teror yang kembali bermunculan, maupun upaya-upaya provokasi untuk menciptakan keresahan di masyarakat.

    “Saya rasa ini ada beberapa kemungkinan, misalnya ada maksud teror ke polisi, atau mau memunculkan adu domba di masyarakat hingga menciptakan keresahan. Bukannya saya suudzon, tapi saya rasa ada isu sistematis yang ingin dimainkan untuk mendiskriditkan polri atau untuk mengganggu stabilitas negara,” katanya.

    Karena itulah, Sahroni meminta Polri agar mewaspadai potensi munculnya aksi teror tersebut melalui berbagai tindakan pencegahan.

    “Ini tentunya kita harus tindak tegas, sambil dicari akar-akar maupun tokoh penggeraknya. Polisi juga harus bertindak preventif demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Gunawan Wibisono


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSandiaga Puji Traveloka Dukung UMKM untuk Pulihkan Perekonomian
    Next Article Stellantis dan Nio memangkas produksi karena kekurangan chip
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.