Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Instalasi Fashion Menembus Lorong Waktu Wujudkan Pelestarian Budaya
    Lifestyle

    Instalasi Fashion Menembus Lorong Waktu Wujudkan Pelestarian Budaya

    November 20, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Instalasi Fashion Menembus Lorong Waktu Wujudkan Pelestarian Budaya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Fashion menjadi media paling menarik untuk mewujudkan pelestarian budaya. Berbagai wastra nusantara menjadi gambaran kekayaan budaya tanah air tertuang lewat kain. Hal itulah yang ditunjukkan lewat pagelaran Lorong Waktu yang dilaksanankan dalam event JF3, 6 September 2022 yang lalu.

    LAKON Indonesia memamerkan sebuah instalasi seni yang berkolaborasi dengan Adi Purnomo atau biasa disapa dengan Mamo, seorang arsitek dan juga seniman. Instalasi ini menjadi media untuk menyampaikan sebuah tujuan usaha pelestarian budaya.

    Kali ini, melalui ‘Lorong Waktu The Instalation’ , LAKON Indonesia dan Mamo Studio menceritakan sebuah perjalanan pelestarian budaya yang telah berlangsung lebih dari 4 tahun di antara mereka sebagai respon terhadap banyak hal yang terjadi di sekeliling. Mereka bercerita tentang keseimbangan yang menyelaraskan dan tentang menciptakan kemungkinan baru, sebuah selasar yang akan mengantarkan menuju ke TERAS LAKON.

    Founder Thresia Mareta mencoba mempresentasikan usaha pelestarian budaya dalam bentuk berbeda. Menurutnya ini berbeda dengan fashion show.

    “Kalau bahasa fashion itu fashion show, tetapi kalau berbicara dengan audiens berbeda maka bahasanya juga berbeda. Pelestarian budaya tidak bisa kita lakukan sendirian kami sangat membutuhkan perhatian dan dukungan dari banyak pihak. Ini baru akan memberikan hasil yang lebih nyata pada akhirnya,” ungkapnya kepada wartawan baru-baru ini.

    Instalasi ini juga merupakan awal dari perjalanan selanjutnya yakni TERAS LAKON yang diharapkan akan menjadi sebuah wadah dan ‘laboratorium’ publik untuk mendorong upaya pelestarian budaya Indonesia. Menjadi tempat untuk mengenal kita secara lebih mendalam, mencintai identitas kita, dan bersama-sama memelihara eksistensinya untuk jangka waktu yang panjang,” katanya.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemprov Maluku Minta Hak Participating Interest 30 Persen
    Next Article Genre Siniar Audio dan Audiovisual yang Kian Beragam
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.