Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Iran, China dan Inggris Percepat Rekonstruksi Reaktor Arak
    News

    Iran, China dan Inggris Percepat Rekonstruksi Reaktor Arak

    July 27, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Iran, China dan Inggris Percepat Rekonstruksi Reaktor Arak

    Ali Akbar Salehi (Foto: Financial Tribune)

    Teheran, Jurnas.com – Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Ali Akbar Salehi, mengatakan, Teheran sudah memulai rekonstruksi reaktor air berat Arak. Proyek yang dikerjakan bersama China dan Inggris dimulai setelah sempat terhenti.

    “Komite bersama yang ditugaskan untuk mendesain ulang Fasilitas Reaktor Air Berat Arak – yang terdiri dari Iran, China, dan Inggris – menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Salehi, kantor berita parlemen Iran, ICANA melaporkan pada hari Jumat.



    “Karena itu kami puas dengan kemajuan proyek karena rekonstruksi reaktor telah meningkat setelah tertunda selama beberapa bulan,” tambahnya.

    Reaktor Arak 40 megawatt dimaksudkan untuk menghasilkan isotop untuk penyembuhan penyakit kanker dan keperluan medis lainnya.

    Baca juga.. :

    • Trump Sebut Uji Coba Rudal Korut Bukan Ancaman AS
    • Trump Sebut WTO Tak Adil terhadap AS
    • AS Galang Sekutu Lawan Iran

    Di bawah kesepakatan multilateral yang awalnya ditandatangani antara Iran dan enam negara adidaya, seperti Amerika Serikat (AS), China, dan Inggris pada 2015, Iran sepakat mendesain ulang reaktor riset Arak untuk memangkas potensi outputnya dari plutonium.

    Washington dan Beijing pada awalnya sudah membentuk kelompok kerja untuk membantu Iran dalam mendesain ulang fasilitas Arak.

    Namun, Inggris kemudian menggantikan AS, yang secara tiba-tiba meninggalkan kesepakatan – yang secara resmi dinamai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) – pada 2018.

    Salehi lebih lanjut menyoroti pentingnya teknologi nuklir untuk sektor energi negara itu, mengatakan pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr sudah menghasilkan rata-rata 2,7 persen dari kebutuhan listrik Iran.

    Angka itu, tambahnya, akan meningkat setelah peresmian pembangkit listrik tenaga nuklir kedua dan ketiga Bushehr, yang dijadwalkan untuk beroperasi masing-masing dalam enam dan delapan tahun mendatang.

    TAGS : Iran China Inggris Reaktor Arak Amerika Serikat

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/56571/Iran-China-dan-Inggris-Percepat-Rekonstruksi-Reaktor-Arak-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRidwan Kamil Imbau Masyarakat Jawa Barat Tetap Tenang
    Next Article BPK Butuh Auditor Berpengalaman Sekaliber Ruslan Abdul Gani
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.