Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Istana Sebut Ini Alasan Penjabat Polri Tak Boleh Bawa Tongkat hingga HP
    News

    Istana Sebut Ini Alasan Penjabat Polri Tak Boleh Bawa Tongkat hingga HP

    October 14, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Istana Sebut Ini Alasan Penjabat Polri Tak Boleh Bawa Tongkat hingga HP 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Istana Sebut Ini Alasan Penjabat Polri Tak Boleh Bawa Tongkat hingga HP 2
    Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. (BP/iah)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Presiden Joko Widodo pada Jumat (14/10), akan memberikan pengarahan kepada segenap jajaran penjabat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Meliputi penjabat utama Mabes Polri, kapolda, dan kapolres dari seluruh Indonesia.

    Dalam pertemuan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB itu, jajaran penjabat Polri dilarang membawa tiga benda. Yaitu topi, tongkat, dan HP.

    Larangan ini pun menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Saat menyampaikan keterangan pers terkait pertemuan Jokowi dengan para penjabat Polri yang jumlahnya sekitar 600 orang itu, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengungkapkan alasannya.

    Dipantau dari YouTube Sekretariat Presiden, Heru mengatakan di Istana Negara tidak ada tempat penyimpanan tongkat. Selain itu, ia beralasan menyimpan tongkat akan memperlama proses masuk ke istana.

    Untuk alasan tidak membawa HP, ia mengatakan hal itu demi kenyamanan pejabat Polri agar bisa masuk dengan cepat. Topi pun begitu. “Topi kan perlu tempat juga. Tempat topi, tempat tongkat, tempat HP. Sehingga kita menyampaikan kepada panitia (Panitia di Polri) agar untuk 3 benda itu disimpan di busnya masing-masing, di kursi busnya masing-masing,” jelas Heru Budi.

    Ia mengatakan begitu turun dari bus, para penjabat Polri yang dipanggil Presiden ini bisa langsung antre masuk ke Istana. Dicek negatif COVID-19, dipersilakan masuk.

    Heru yang ditunjuk sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta ini juga menyampaikan bahwa semua yang bertemu dengan Presiden, sudah dinyatakan negatif COVID-19. Terkait adanya dugaan 8 orang yang positif, ia mengaku tidak mengetahui karena belum memperoleh informasi dari Polri. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleInstrumen Investasi ini Cocok bagi Pemula
    Next Article Korban KDRT, Lesti Kejora Tidak Akan Gugat Cerai Rizky Billar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.