Andalannews.com – Untuk menjaga arus mudik Lebaran 2025 di Kabupaten Bandung, sebanyak 21 pos yang terdiri dari 18 pos pengamanan, 2 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu disiapkan Polresta Bandung.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyampaikan puluhan pos itu akan dijaga personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi lainnya dalam operasi ketupat dengan kekuatan 1.542 personel.
“Operasi Ketupat 2025 akan berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025. Operasi ini menjadi pengamanan yang penting bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran 2025,” kata Aldi.
Perwira menengah Polri itu mengaku telah memetakan pos-pos pengamanan di berbagai titik strategis serta melakukan pengecekan kesiapan jalur mudik bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung.
“Menghadapi mudik Lebaran 2025, saya telah instruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan patroli di pemukiman warga yang ditinggalkan guna mencegah tindak kejahatan seperti pencurian,” ungkap Aldi.
Dandim 0624 Kabupaten Bandung yang diwakili Kasdim Mayor CKE (K) Sri Nurhaeni menyatakan kesiapan jajaran TNI dalam mendukung operasi ini. TNI akan mendirikan 26 pos demi menjamin keamanan pemudik.
“Kita harus mengantisipasi situasi keamanan sebelum dan sesudah Idul Fitri atau Lebaran, termasuk menghadapi potensi bencana seperti banjir yang saat ini masih melanda wilayah Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Asisten 1 Kabupaten Bandung, Drs. H. Ruli Hadiana, yang mewakili Bupati Bandung, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polresta Bandung menghadapi arus mudik Lebaran 2025.
Menurutnya, keberhasilan Operasi Ketupat Lodaya tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga pada sinergi semua pihak.
“Sinergi dan koordinasi antar instansi sangat diperlukan agar operasi ini berjalan optimal. Saya mengapresiasi Polresta Bandung yang telah merancang strategi pengamanan dengan sangat baik,” katanya.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, juga mendukung penuh pelaksanaan operasi ini. Ia menekankan pentingnya peningkatan koordinasi lintas sektor guna menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi pemudik.
“Kami dari DPRD akan terus mendukung agenda rutin ini. Kami juga meminta para Kapolsek untuk mengantisipasi kejahatan di pasar, kemacetan, serta daerah-daerah rawan lainnya agar masyarakat merasa nyaman,” ungkapnya.




