Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Jaga Stabilitas Pasar, Widodo Makmur Unggas Tetapkan Harga IPO Rp180 per Saham – KRJOGJA
    Ekonomi

    Jaga Stabilitas Pasar, Widodo Makmur Unggas Tetapkan Harga IPO Rp180 per Saham – KRJOGJA

    January 26, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jaga Stabilitas Pasar, Widodo Makmur Unggas Tetapkan Harga IPO Rp180 per Saham – KRJOGJA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JAKARTA, KRJOGJA.com – PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMU) yang bergerak di sektor perunggasan (poultry) menetapkan harga saham perdana melalui skema Penawaran Umum Perdana atau _Initial Public Offering (IPO) di angka Rp180 per lembar saham. Sebagaimana diketahui, Perseroan menawarkan harga IPO antara Rp142 sampai Rp200 per lembar saham di pasar primer _(primary market).

    Direktur Utama WMU, Ali Mas’adi, mengatakan dalam IPO ini Perseroan mengalokasi penjatahan saham untuk fixed allotment sebanyak 99% dan pooling allotment 1%. Dalam gelaran IPO ini, proporsi investor yang menyerap yakni investor institusi 69,5% dan ritel 30,5%. Seiring dengan _market_ yang di dominasi oleh pemain retail, saat ini diperlukan alokasi retail yang mencukupi dan juga untuk menjaga likuiditas di pasar sekunder.

    “Saham IPO kami masih cukup diminati di tengah kondisi pasar yang masih challenging (menantang). Ditambah lagi IPO ini dilakukan pada awal tahun dan investor masih mengamati pergerakan pasar dan kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Sebagai korporasi yang terus tumbuh, Perseroan pun akan terus melebarkan sayap bisnisnya di sektor poultry,” begitu ditegaskan oleh Ali Mas’adi.

    Ali Mas’adi menjelaskan WMU juga berupaya menjaga minat investor di pasar sekunder _(secondary market) menjadi lebih baik, dengan menurunkan total saham yang dilepas ke publik atau free float dari 35% menjadi 15% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. “Kami ingin menjaga performa saham di pasar sekunder tetap berjalan baik dan stabilitas demand terjaga,” jelas Ali Mas’adi.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKumulatif Kasus COVID-19 Nasional Lampaui Sejuta!
    Next Article Menparekraf Berencana Berkantor di Bali
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.