Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jangan Anggap Remeh Omicron, Laporan Kematian Mulai Muncul di Dunia
    News

    Jangan Anggap Remeh Omicron, Laporan Kematian Mulai Muncul di Dunia

    January 6, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jangan Anggap Remeh Omicron, Laporan Kematian Mulai Muncul di Dunia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tahun 2022 diprediksi akan memicu gelombang baru kasus Covid-19 di banyak negara mengingat meluasnya varian Omicron. Apalagi sejumlah negara sudah melaporkan kematian seperti Australia, AS, Israel, dan Inggris. Populasi yang sudah divaksin pun terinfeksi ulang.

    Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Ahli Spesialis Penyakit Dalam Prof Ari Fahrial Syam menjelaskan proyeksi permasalahan kesehatan Indonesia tahun 2022 masih didominasi seputar pemasalahan pandemi Covid-19 dan bencana alam.

    Belajar dari bencana Covid-19 ini bahwa ternyata memang ketahanan kesehatan kita sangat lemah. Permasalahan kesehatan yang muncul di tahun 2022 juga dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukung yang ada misal keterbatasan big data, bahan baku obat, reagen dan alat kesehatan yang sebagian besar masih impor, kekurangan dokter di daerah karena distribusi dokter umum, spesialis dan subspesialis yang tidak merata,” jelas Prof Ari kepada JawaPos.com baru-baru ini.

    Momok Omicron juga melanda dunia di akhir tahun 2021, akan menjadi permasalahan di tahun 2022. WHO juga tidak mengangap remeh atas keberadaan Omicron ini, karena setelah melihat dampak penularan yang cepat di negara asal dan negara tetangga WHO mengumumkan bahwa varian Omicron yang pertama kali dilaporkan pada tanggal 24 November 2021 dari Afrika Selatan, menjadi varian of corcern (VOC).

    “Memang wajar, kita memberikan perhatian penuh terhadap keberadaan varian Omicron ini, karena hampir 1 bulan setelah pertama kali dilaporkan sudah 78 negara yang menyampaikan keberadaan Omicron di negaranya melalui platform GISAID dan ini lebih cepat dari penyebaran Delta,” imbuhnya.

    Pada tahun 2022, kata dia, penyebaran varian Omicron diprediksi akan semakin buruk, mengingat kasus impor sudah meluas keseluruh dunia. Bahkan dibeberapa negara, Omicron sudah mendominasi kasus baru di negaranya. Dan kasus kematian mulai dilaporkan.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDamon Motorcycles luncurkan HyperFighter di CES
    Next Article Indonesia Tambahkan Negara Ini dalam Daftar Larangan Masuk Cegah Omicron
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.