Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jangan Sampai RS Jadi Klaster Penyebaran Covid-19
    News

    Jangan Sampai RS Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

    September 14, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jangan Sampai RS Jadi Klaster Penyebaran Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk segera melakukan audit terhadap proto‎kol keamanan bagi tenaga kesehatan. Termasuk juga bagi pasien di seluruh rumah sakit di Indonesia. Ia tidak ingin rumah sakit menjad‎i tempat yang aman. Bukan justru menjadi tempat penyebaran Covid-19.

    “Sehingga RS menjadi betul-betul menjadi tempat yang aman dan tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/9).

    ‎Kemudian Jokowi juga berpesan kepada Menkes Terawan untuk kapasitas testing antar daerah ketimpangannya harus diperkecil. Sehingga tidak ada daerah atau satu provinsi yang berbeda jumlahnya dalam testing Covid-19.

    “Jangan sampai ada yang sudah terlalu tinggi tetapi ada daerah atau provinsi provinsi yang lain yang masih jauh di bawah, misalnya di DKI Jakarta yang sudah mencapai 324 ribu, di Jatim masih 184 ribu, di Jateng 162 ribu, di Jabar 144 ribu, dan di provnsi-provinsi yang lain yang masih di bawah 100 ribu,” ungkapnya.

    ‎Jokowi juga meminta kepada masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan. Sehingga bisa membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 di tanah air.

    “Terutama ini dalam memakai masker dan physical distancing,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Ketua Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia ‎(IDI) Adib Khumaini sampai dengan Sabtu (12/9) total ada 116 dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi di tanah air.

    “Ini sekarang sudah 116 yang meninggal, ada yang beberapa dirawat di RS,” ujar Adib.‎

    Adib berharap tidak ada lagi dokter yang meninggal dunia akibat virus Korona tersebut. Karena dokter berada di garda terdepan dalam penanganan virus Korona di tanah air.

    “Kita harapkan tidak semakin bertambah,” tambahnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTahun Depan, Bangli Ubah Persentase Bagi Hasil Retribusi Pariwisata
    Next Article Kasus COVID-19 Nasional Masih Tambah di Atas 3.000 Orang, Kasus Sembuhnya Lebih Banyak
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.