Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jawaban 3 Capres Dinilai Tidak Konsisten Dengan Visi Misi
    News

    Jawaban 3 Capres Dinilai Tidak Konsisten Dengan Visi Misi

    January 8, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jawaban 3 Capres Dinilai Tidak Konsisten Dengan Visi Misi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jawaban 3 Capres Dinilai Tidak Konsisten Dengan Visi Misi 2
    Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan), capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri), dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Debat kali ini bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Jawaban tiga calon presiden dalam Debat Ketiga Capres 2024 tidak konsisten dengan visi misi yang mereka sampaikan. Penilaian itu disampaikan peneliti sekaligus Ketua Departemen Hubungan Internasional Center for Strategic and International Studies (CSIS) Lina Alexandra.

    “(Para capres) tidak konsisten dengan statement di awal,” kata Lina, menyusul Debat Ketiga Capres 2024 yang diselenggarakan di Jakarta, Minggu (7/1), seperti dikutip dari kantor berita Antara, Senin (8/1).

    Dalam penyampaian visi misi terkait hubungan internasional, capres nomor urut 1 Anies Baswedan menekankan pentingnya Indonesia hadir menjadi penentu arah perdamaian dan kemakmuran bagi seluruh bangsa, serta menjadikan budaya, kesenian, dan ekonomi sebagai kekuatan bangsa yang mewarnai kancah internasional.

    Sementara, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menekankan bahwa dirinya akan melanjutkan kebijakan politik bebas aktif dan menjalankan politik tetangga baik dengan menjalin hubungan baik dengan negara-negara lain.

    Sedangkan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menekankan pentingnya meredefinisi politik bebas aktif yang selaras kondisi kekinian guna menyesuaikannya dengan kepentingan bangsa. Dia juga menekankan pentingnya memperkuat infrastruktur diplomasi dan loyalitas pada kesepakatan tentang dekolonisasi dengan membantu membebaskan semua bangsa tanpa mengintervensi satu dengan yang lain.

    Menurut Lina, visi misi ketiga capres cukup baik. Sayangnya visi misi tersebut tidak diperjelas dengan strategi atau kebijakan yang kemungkinan bisa diambil untuk mewujudkan visi misi tersebut.

    Lina mencontohkan jawaban capres Ganjar tentang redifinisi politik bebas aktif yang kemudian tidak dirinci melalui strategi yang akan diambil. “Itu kan statement di awal ya. Tapi, kemudian di dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan saya rasa tidak terlalu kelihatan bagaimana strategi untuk meredefinisi politik bebas aktif,” katanya.

    Kemudian, jawaban terkait pertanyaan tentang perlunya memperkuat kerja sama Selatan-Selatan, yang dipelopori Indonesia melalui Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955, jawaban Ganjar juga kembali kepada isu domestik dan perlunya membangun kerja sama di bidang industri kendaraan listrik.

    Begitu juga jawaban Ganjar tentang penanganan isu Laut China Selatan yang menurut Lina tidak secara langsung berkaitan dengan redefinisi politik bebas aktif.

    Demikian juga dengan jawaban-jawaban yang disampaikan capres Anies Baswedan. Lina mencontohkan jawaban Anies tentang Laut China Selatan.

    Menurut Lina, Anies memang cukup baik menyampaikan kebijakannya untuk mempromosikan budaya populer nusantara untuk mendukung ekonomi nasional

    Namun, jawaban Anies tentang perlunya mendorong peran ASEAN dalam penyelesaian Laut China Selatan dan menjadikan Indonesia sebagai pemimpin ASEAN, dinilai Lina sebagai jawaban yang cukup standar atau normatif.

    Lina juga melihat Anies tidak menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana Indonesia bisa memimpin ASEAN dalam penyelesaian isu tersebut.

    Sementara itu, Lina menilai jawaban-jawaban yang disampaikan capres Prabowo Subianto dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sangat provokatif. “Misalnya ketika ditanya strategi penguatan kerja sama Selatan-Selatan. Dia langsung bilang Indonesia harus jadi pemimpin semua negara dan bahwa negara-negara lain menghormati Indonesia, dan sebagainya,” kata dia.

    Menurut Lina, jawaban-jawaban yang disampaikan Prabowo kerap tidak menjawab secara langsung terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDilanjutkan, 42 PSN Yang Belum Rampung
    Next Article Hakim Vonis Rafael Alun Trisambodo 14 Tahun Penjara
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.