Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Jelang Galungan, Harga Bunga Naik Signifikan
    Ekonomi

    Jelang Galungan, Harga Bunga Naik Signifikan

    December 29, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jelang Galungan, Harga Bunga Naik Signifikan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jelang Galungan, Harga Bunga Naik Signifikan 2
    Pedagang melayani pembeli bunga di Pasar Kereneng, Denpasar pada Kamis (29/12). (BP/Septiari)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Hari Raya Galungan dan Kuningan jatuh pada awal tahun 2023, tepatnya pada Rabu, 4 Januari 2023 dan Sabtu, 14 Januari 2023. Menjelang hari raya, beberapa kebutuhan upacara dan bahan membuat banten mulai mengalami kenaikan.

    Kenaikan harga, salah satunya terjadi pada busung ibung yang kerap digunakan sebagai bahan pembuatan sarana upacara. Hal ini dibenarkan oleh Nyoman Kari, salah satu pedagang di Pasar Kreneng, Denpasar, Kamis (29/12).

    “Busung ibungnya naik, dari Rp330.000 ke Rp350.000 per 50 iket itu,” jelasnya.

    Kenaikan harga itu juga dibarengi dengan permintaan pasar yang meningkat karena kebutuhan umat Hindu di hari raya. “Naiknya gara-gara Galungan, barang apa semua naik. Tapi yang beli juga banyak, kebutuhan orangnya banyak kan,” imbuhnya.

    Selain busung ibung, busung Bali juga mengalami kenaikan harga. Sementara itu, harga busung Malang tidak menentu karena tergantung persediaan. “Kalau busung Bali kan lebih mahal dia, sekarang aja udah mencapai Rp80.000 (per ikat besar). Tapi kalau busung Malang nggak menentu dia, harganya nggak menentu, tergantung persediaan sebenarnya,” ungkap Nengah, salah satu pedagang di Pasar Kreneng.

    Bunga menjadi sarana persembahyangan yang harganya terus meningkat jelang hari raya. Hal ini diungkapkan oleh Rai selaku pedagang bunga pecah seribu (pacah). “Bunga ya terus naik, apalagi mau Galungan. Dari Rp10.000 (per kilogram), jadi Rp15.000 (per kilogram), jadi Rp25.000 (per kilogram), sekarang udah Rp45.000 (per kilogram),” tuturnya.

    Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh permintaan pasar yang meningkat dan hari raya yang akan tiba sebentar lagi. “Puncaknya itu kemarin. Hari Senin (26/12) kemarin itu orang-orang beli bunga (harganya, red) melonjak,” pungkas Rai. (Septiari/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTahun Baru dan Hari Raya, Cabai Alami Kenaikan Harga Tertinggi
    Next Article Impresif! Ini 10 Capaian BRI Sepanjang 2022 
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.