Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jumlah Madrasah Negeri Cuma Tujuh Persen
    News

    Jumlah Madrasah Negeri Cuma Tujuh Persen

    September 10, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jumlah Madrasah Negeri Cuma Tujuh Persen

    Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar (Foto: Muti/Jurnas)

    Jakarta – Jumlah madrasah negeri di Indonesia masih minim. Dari total 50.479 madrasah yang terdiri dari madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), dan madrasah aliyah (MA), cuma 3.888 di antaranya yang sudah berstatus sebagai madrasah negeri.

    Sementara bila menengok sekolah yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) per 2016/2017, persentase jumlah sekolah negeri mencapai 55 persen dari total 302.097 sekolah (SD, SMP, dan SMA).



    Menyikapi hal tersebut, berikut petikan wawancara khusus reporter Jurnas.com dengan Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Ahmad Umar.

    Mengapa jumlah madrasah negeri masih minim?

    Baca juga :

    • 5.298 Guru Terdampak Gempa Lombok Dapat Tunjangan Khusus
    • Kemenag Teken Pembangunan MAN IC di 14 Kabupaten/Kota
    • PJJ Makin Diminati, Regulasi Belum Rampung

    Perbedaan antara sekolah dan madrasah ialah, kalau madrasah itu berkembang dari masyarakat, dan tumbuh dari masyarakat. Kemudian ada beberapa madrasah yang yayasannya mengikhlaskan dinegerikan.

    Namun sekolah (negeri, red) yang mampu dibuat pemerintah itu sangat sedikit sekali, sementara jumlah madrasah terus bertambah seiring dengan inisiasi masyarakat.

    Lalu apa upaya pemerintah dalam hal ini?

    Yang ingin kami lakukan yakni pemerataan kualitas dengan cara pembibitan mutu. Karena tidak mungkin membuat madrasah bagus sekaligus. Jadi kami kembangkan sel Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) dan Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAN PK). Saat ini sudah ada 22 MAN IC dan 10 MAN PK di seluruh Indonesia.

    Bagaimana sistemnya?

    MAN IC dan MAN PK akan dikembangkan di beberapa provinsi. Tapi bukan dalam segi kelembagaannya, melainkan semangat peningkatan mutunya, standarnya. Makanya dalam hal ini sudah ada MAN 2 Malang, MAN 2 Kudus, dan MAN 2 Pekanbaru yang berhasil.

    Pusat akan memberikan bantuan, tapi harus tanggung jawab. Satu madrasah pegang lima madrasah. Sehingga yang kami kembangkan bukan fasilitasnya, tapi semangatnya. Karena dengan semangat itu orang akan muncul kreatifitas, inovasi. Orang dikasih ikan akan makan ikan, orang dikasih kail akan mancing. Kail itu sebagai semangat.

    Kami di sini ingin mengembangkan mutu, bukan modal masal. Tapi harus bertahap melalui sel. Kalau bareng-bareng kan enggak mungkin karena terkendala dengan biaya. Dengan model pembibitan seperti ini memang lambat tapi konkret. Tahun depan sudah ketahuan berapa madrasah yang kami kader.

    Targetnya?

    Setiap provinsi minimal ada satu madrasah yang bisa dijadikan rujukan.

    TAGS : Pendidikan Madrasah Kementerian Agama KSKK Ahmad Umar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/40565/Jumlah-Madrasah-Negeri-Cuma-Tujuh-Persen/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetua DPR Minta KPU Bersihkan DPT dari Pemilih Ganda
    Next Article Dukung Prabowo-Sandiaga, Gerindra Pegang Komitmen SBY
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.