Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kabar Gembira, Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus USD 4,37 Miliar
    Ekonomi

    Kabar Gembira, Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus USD 4,37 Miliar

    October 15, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kabar Gembira, Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus USD 4,37 Miliar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia September 2021 mengalami surplus sebesar USD 4,37 miliar. Surplus didorong perdagangan nonmigas USD 5,30 miliar, meski di perdagangan migas terjadi defisit USD 0,93 miliar.

    Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono mengungkapkan, nilai ekspor Indonesia pada September 2021 naik sebesar 47,64 persen menjadi USD 20,60 miliar secara tahunan. Sedangkan nilai impor sebesar USD 16,23 miliar atau naik 40,31 persen dibandingkan September 2020.

    Menurutnya, komoditas nonmigas menyumbang surplus terbesar yakni lemak dan hewan minyak nabati (HS15) dengan nilai ekspor USD 2,8 miliar, bahan bakar mineral HS (27) dengan nilai ekspor USD 3,09 miliar, serta besi dan baja (HS 72) dengan nilai ekspor US$ 2,04 miliar.

    “Surplus ini sangat tinggi kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (15/10). Berdasarkan data BPS, pada September 2017 neraca perdagangan RI mengalami surplus sebesar USD 1,79, dan pada September 2018 surplus sebesar USD 0,34 miliar.

    Tahun pertama pandemi yakni 2019, neraca perdagangan RI September sempat minus alias defisit sebesar USD 0,18 miliar. Sedangkan pada September 2020 kembali mencetak surplus sebesar USD 2,39 miliar.

    Margo memaparkan, surplus terbesar dialami dengan mitra dagang Amerika Serikat (AS), India, dan Filipina. Nilai surplus dengan AS mencapai USD 1,5 miliar dimana nilai ekspor USD 2,3 miliar dan impor USD 761,6 miliar. Adapun komoditas penyumbang surplus yaitu berasal dari pakaian dan aksesorisnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSektor Pertanian Meningkat di Saat Sektor Lainnya Menurun
    Next Article Bantu Naikkan Kelas UMKM, BRI Gelar Bazaar Klaster Mantriku – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.