Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Karantina Bekuk 1.000 Biji Benih Cabai Potensi Bawa Virus
    News

    Karantina Bekuk 1.000 Biji Benih Cabai Potensi Bawa Virus

    February 20, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Karantina Bekuk 1.000 Biji Benih Cabai Potensi Bawa Virus

    Karantina menahan 1.000 biji benih cabai dari luar negeri yang tidak memiliki sertifikat (Foto: Kementerian Pertanian)

    Semarang – Kementerian Pertanian melalui Karantina Semarang menahan 1.000 biji benih cabai dari luar negeri yang tidak dilengkapi phytosanitary certificate atau sertifikat karantina. Selain itu benih tersebut potensi bawa virus.

    “Cabai tersebut berpotensi bawa bakteri dan virus yang belum ada di Indonesia seperti Pseudomonas viridiflava, Alfalfa mosaic alfamovirus (AMV), Tobacco steak ilarvirus (TSV) dan Tomato aspermy cucumovirus (TAV),” jelas Kepala Karantina Semarang, Wawan Sutia dalam siaran pers ke redaksi, Selasa (20/2). 

    Selain itu kata Wawan, cabai tersebut dapat merusak tanaman cabai seperti menyebabkan tanaman layu dan kerdil, pengobatanya masih sulit, juga dapat menulari tanaman yang sehat.

    Ada sekitar 500 biji cabai wonder F1 dan 500 biji cabai bigness yang dikemas rapi dimasukkan ke dalam buku, tersebut gagal dikirim ke penerima karena diketahui petugas Bea dan Cukai Kantor Pos Besar Semarang saat dilakukan screening dengan X-Ray pada selasa (13/2).

    Bersama petugas Karantina Semarang, paket buku tersebut dibongkar dan didapati tiga  bukti dan benih di dalamnya yang tak bersertifikat.

    Selain benih cabai, ditemukan juga 11 kemasan benih lainnya diantaranya benih labu butternut F1 100 biji, labu CNUS1219 F1 100 biji, labu CNUS1215 F1 100 biji, tomat TM78F1 1.000 biji, tomat CNUS118 F1 2.000 biji, selada PS-12F1 3.000 biji dan brokoli Green Fairy F1 10 gr.

    Menurut keterangan pemilik, ia sudah tau jika harus melengkapi dokumen karantina dari negara asal untuk pemasukan benih. Namun ia tak menyangka bahwa benih yang ia pesan pada 2015 datang kembali.

    Saat ini pemilik telah dimintai keterangan dan BAP oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Karantina Semarang. “Ini bukan masalah jumlah, tapi ini ancaman serius, kita harus bahu membahu kerjasama” tegas Wawan.

    TAGS : Kementan Amran Sulaiman Karantina Cabai

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/29469/Karantina-Bekuk-1000-Biji-Benih-Cabai-Potensi-Bawa-Virus-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetua DPR Persilakan Insan Pers Gugat UU MD3
    Next Article Infrastruktur "Kejar Setoran" Tak Masalah, Asal…
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.