Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Karena Ini, Nelayan di Pantai Ujung dan Jasri Tidak Melaut
    Ekonomi

    Karena Ini, Nelayan di Pantai Ujung dan Jasri Tidak Melaut

    August 2, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Karena Ini, Nelayan di Pantai Ujung dan Jasri Tidak Melaut 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Karena Ini, Nelayan di Pantai Ujung dan Jasri Tidak Melaut 2
    Perbaiki Jaring- Nelayan tak melaut mencari ikan karena gelombang tinggi. Untuk mengisi waktu luang mereka memperbaiki jaring dan perahu. (BP/Nan)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Sejumlah nelayan yang ada di Pantai Ujung dan Jasri, Kecamatan Karangasem, tak turun melaut untuk mencari ikan. Hal itu dipilih lantaran saat ini gelombang tinggi disertai angin kencang yang melanda perairan Karangasem.

    Seorang nelayan di Pantai Ujung, Abdul Kadir, Senin (2/8) mengungkapkan, kalau cuaca buruk di tengah laut sudah mulai terjadi sejak sepekan. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2-4 meter. Kondisi itu, membuat dirinya memilih tidak melaut demi keselamatan. “Saya sudah seminggu tak melaut. Itu demi keselamatan karena cuaca tak mendukung,” ucapnya.

    Kadir menambahkan, untuk mengisi waktu luang, para nelayan memilih memperbaiki jaring, dan membersihkan mesin perahu. Sehingga, nantinya bisa kembali turun melaut. “Saat ini kami belum bisa memenuhi pasokan ikan selama beberapa hari ke depan. Dan ikan-ikan yang dijual di Karangasem sekarang ini sebagian besar kiriman dari luar karena nelayan di sini belum bisa memasok,” katanya.

    Koordinator Pos Basarnas Karangasem I Gusti Ngurah Eka Widnyana, menjelasksn, kalau cuaca di perairan Karangasem memang berisiko bagi nelayan jika turun melaut karena gelombang cukup tinggi. “Ketinggian gelombang di Selat Lombok diprakirakan mencapai 1-5 meter. Terutama di Selat Lombok bagian selatan yang diprediksi 4-6 meter dengan kategori sangat tinggi. Makanya kami mengimbau masyarakat nelayan memperhatikan kondisi perairan dan tidak melaut dulu,” ucap Ngurah Eka. (Eka Parananda/balipost

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKompetisi modifikasi dukung percepatan EV Indonesia
    Next Article Lawan Varian Delta, Gerakan Wajib Pakai Masker Digencarkan Lagi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.