Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Kasus Kematian Covid-19 Meningkat, Ini Analisis yang Perlu Dilakukan
    Lifestyle

    Kasus Kematian Covid-19 Meningkat, Ini Analisis yang Perlu Dilakukan

    February 5, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kasus Kematian Covid-19 Meningkat, Ini Analisis yang Perlu Dilakukan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Kasus kematian akibat Covid-19 turut meningkat, seiring kenaikan kasus baru setiap harinya. Data pada 4 Februari mencatat, 42 orang meninggal. Jika dibanding bulan lalu jumlahnya melonjak signifikan.

    “Sebulan yang lalu, 4 Januari 2022 tercatat ada 3 orang yang meninggal akibat COVID-19, artinya angka kematian harian sudah naik lebih dari 10 kali lipat,” kata Mantan Direktur WHO Asia Tenggara Prof. Tjandra Yoga Aditama, Sabtu (5/2/2022).

    Memang kenaikannya jauh lebih rendah dari trend peningkatan kasus, namun kejadian kasus meninggal akan sangat memukul keluarga korban.

    “Amat menyedihkan dan tidak dapat tergantikan, jadi akan baik kalau dilakukan analisa mendalam setidaknya dari dua aspek,” tutur Tjandra.

    Pertama, tentang varian yang berhubungan dengan peningkatan angka kematian. Data kasus meninggal karena Omicron di Indonesia sejauh ini adalah lima orang.

    “Jadi, baik kalau dianalisa  varian mana yang menyebabkan angka kematian naik menjadi sampai 42 orang kemarin,” ucapnya.

    Di sisi lain, jika kematian akibat varian Omicron, maka perlu digali kenapa sampai menimbulkan kenaikan. Hasil analisa tentang varian berhubungan dengan peningkatan kematian dapat berguna menentukan kebijakan.

    “Mungkin akan dapat menjadi salah satu masukan bagi, kebijakan pengendalian dan juga mitigasi kita di hari-hari mendatang, agar dapat disesuaikan dengan lebih tepat,” imbuhnya.

    Aspek ke dua, analisa yang lebih tehnik klinis. Dalam hal ini, dilakukan audit untuk mengetahui penyebab kematian akibat Covid-19.

    “Katakanlah sejak 16 Desember 2021 dimana kasus Omicron pertama dilaporkan. Seperti biasa dilakukan maka dapat dianalisa kelompok umur yang wafat, jenis kelamin, ada tidaknya komorbid dan kalau ada maka apa jenisnya, status vaksinasi,” bebernya. (dan)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolisi Beberkan Penyebab Terjadi Pelanggaran Karantina
    Next Article Cara Menghitung BEP Agar Minim dari Masalah dan Kerugian Penjualan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.