Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Kawasan ASEAN berpeluang tinggi adopsi mobil listrik, ini faktornya
    Automotive

    Kawasan ASEAN berpeluang tinggi adopsi mobil listrik, ini faktornya

    February 4, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kawasan ASEAN berpeluang tinggi adopsi mobil listrik, ini faktornya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan yang banyak dilirik oleh pelaku industri, tak terkecuali otomotif. Di tengah menjamurnya kendaraan bertenaga listrik (electric vehicle/EV), ASEAN juga dianggap potensial untuk mengadopsinya dalam waktu dekat.

    President of Asian Federation of Electric Vehicle Assosiation, Edmund Araga, berpendapat bahwa potensi besar pasar di kawasan ASEAN akan kendaraan listrik bukan tanpa alasan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya.

    “ASEAN is emerging market. Selain teknologi yang kian berkembang, populasi penduduk berusia 25-35 tahun juga tinggi, sehingga ada kapasitas untuk inisiasi perubahan, dan mereka punya kebutuhan mobilitas (tinggi),” kata Araga dalam forum Nissan FUTURE yang digelar daring, Kamis.

    Baca juga: Studi: Indonesia negara yang condong dukung kehadiran mobil listrik

    Baca juga: Nissan berkomitmen buat mobilitas EV aksesibel di ASEAN

    “Generasi milenial ini juga selalu tertarik dengan teknologi. IoT (internet of things) juga mainkan peran besar ke konektivitas dan kenyamanan,” imbuh pria yang berasal dari Filipina itu.

    Sependapat dengan Araga, Regional Vice President Nissan ASEAN Isao Sekiguchi berpendapat, ASEAN merupakan wilayah yang dinamis, serta merupakan rumah dari kelas menengah yang tumbuh dengan cepat, dan memiliki penduduk dengan usia produktif rata-rata di bawah 34 tahun.

    Banyak juga pemilik mobil di kawasan ASEAN yang baru punya kendaraan pertama kali (new entry). Mereka cenderung memiliki kendaraan pribadi karena mengedepankan kenyamanan (faktor emosional) dan mencukupi mobilitas tinggi, terutama di kota-kota besar seperti Bangkok dan Jakarta.

    “Peluang kendaraan listrik di ASEAN besar sekali. Pertumbuhan populasi dan demand membuat momentumnya besar. Sekarang banyak orang yang punya kedekatan emosional dengan kendaraan, dan kendaraan listrik bukan cuma lebih ramah lingkungan, tapi juga fun to drive,” kata Sekiguchi.

    Mengutip dari studi baru “The Future of Electrified Vehicles in Southeast Asia” dari Frost & Sullivan, masyarakat ASEAN juga mulai menunjukkan antusiasme ke kendaraan listrik menyusul isu lingkungan.

    Namun, Sekiguchi beranggapan bahwa antusiasme ini perlu diimbangi dengan kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kendaraan listrik di kawasan ini.

    “Saya rasa, kombinasi dari pabrikan dan kemitraan antara pemerintah dan swasta bersama menggarap dan tuntaskan masalah ini (dan hadirkan kendaraan listrik), seperti misalnya insentif, dan lainnya,” kata Sekiguchi.

    Baca juga: Nissan kenalkan van listrik untuk kamping keluarga

    Baca juga: All-new Rogue mobil pertama Nissan pakai alumunium daur ulang

    Baca juga: Semua mobil baru Nissan berpenggerak listrik pada 2030

    Pewarta: A087
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHingga Saat ini Insentif Nakes Masih Sama dengan 2020
    Next Article Erick Thohir Siapkan 8-12 Perusahaan BUMN dan Anak-Cucunya IPO
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.