Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kebijakan Erick Tak Hanya Hidupi UMKM, tapi Dorong Perputaran Uang
    Ekonomi

    Kebijakan Erick Tak Hanya Hidupi UMKM, tapi Dorong Perputaran Uang

    September 8, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kebijakan Erick Tak Hanya Hidupi UMKM, tapi Dorong Perputaran Uang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong sejumlah perusahaan BUMN untuk membeli produk barang dan jasa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendongkrak daya beli masyarakat yang tengah lesu akibat pandemi Covid-19.

    Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun mengapresiasi langkah tersebut. Sebab, dengan jumlah UMKM yang tersebar di kabupaten/kota di seluruh Indonesia, kebijakan tersebut otomatis berdampak kepada perekonomian yang meningkat.

    “Karena UMKM kan itu jumlahnya banyak dan tersebar di seluruh Kabupaten Kota atau Provinsi di Indonesia, otomatis kalau diberikan peluang pasar oleh BUMN atau pemerintah maka dengan sendirinya dampak kepada perekonomian di Indonesia itu pasti meningkat,” ujar Ikhsan, Selasa (8/9).

    baca juga: Erick Tegaskan Lagi Proyek di Bawah Rp 15 Miliar Jatahnya UMKM

    Menurutnya, adanya order atau permintaan dari perusahaan plat merah untuk membeli produk UMKM maka akan ada perputaran uang yang mengalir dan menghidupkan UMKM. Produk Domestik Bruto (PDB) juga akan terkerek naik.

    “Produk Domestik Bruto yang mengikuti daripada proyek tersebut, dengan adanya spend atau belanja daripada UMKM kepada ke bawahnya maka dengan sendirinya ikut mengerek perekonomian,” katanya.

    Ikhsan menambahkan, UMKM juga harus memanfaatkan secara maksimal marketplace digital aplikasi program Pasar Digital (PaDi) untuk UMKM yang telah di launching oleh Kementerian BUMN pada tanggal 17 Agustus 2020 kemarin.

    PaDi UMKM sendiri merupakan sebuah ekosistem dengan platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN, sehingga memberi ruang dan peluang bagi UMKM untuk mendapatkan transaksi dari BUMN serta kesempatan dalam memperoleh pembiayaan dari BUMN.

    Platform ini juga akan mendorong terciptanya efisiensi dan transparansi khususnya di lingkungan BUMN dalam proses pengadaan barang dan jasa. Saat ini, dalam program PaDi UMKM ada 9 BUMN yang tergabung yaitu Telkom, Pertamina, Pupuk Indonesia, Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, BRI, Pegadaian, dan PNM

    “Jadi, kalau UMKM yang memanfaatkan marketplace yang dibuat itu, saya kira bagus, saya kira efektif juga untuk memasarkan produknya, jadi kalau ada marketplace yang dibuat oleh Pak Erick maka manfaatkan betul dengan baik supaya produknya menjadi efektif dalam rangka penjualan produknya,” ungkapnya.

    baca juga: Erick Janji Lebih Banyak Produk UMKM Mejeng di Sarinah

    Sebabnya, sejumlah perusahaan BUMN menyatakan kesiapannya untuk membeli produk barang dan jasa UMKM. Langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memacu permintaan di tengah masih lemahnya daya beli masyarakat.

    Pemerintah telah menerapkan strategi untuk memacu tambahan permintaan produk UMKM dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN). Saat ini belanja negara dan dan perusahaan pelat merah terus dipacu guna mengalirkan dana ke sektor usaha kecil.

    Terkait hal ini, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan belanja BUMN pada UMKM ditekankan untuk mengutamakan pada produk hasil karya dalam negeri atau produk yang Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)-nya relatif tinggi. Hal ini juga didukung dengan kualitas produk dalam negeri yang saat ini sudah jauh lebih baik.

    Ia juga berkomitmen agar produk UMKM bernilai di bawah Rp 14 miliar diserap oleh BUMN lewat Padi. Potensi belanja BUMN diperkirakan sekitar Rp 35 triliun untuk 27 kategori produk UMKM melalui platform Padi.

    baca juga: Peluang UMKM Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Diperbesar

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRenault akan produksi Nissan Micra generasi baru
    Next Article Tompi Belajar Lebih Dalam Soal Hidup
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.