Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Keluh Kesah Pedagang dan Pelanggan Warteg Saat Harga Telur Melambung
    Ekonomi

    Keluh Kesah Pedagang dan Pelanggan Warteg Saat Harga Telur Melambung

    August 27, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Keluh Kesah Pedagang dan Pelanggan Warteg Saat Harga Telur Melambung 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Lonjakan harga telur yng kini telah tembus Rp 31.000 per kilogram mulai berimbas ke pedagang ritel. Salah satu yang merasakan adalah pedagang warung tegal (warteg) dan pelanggannya di Jakarta Selatan.

    Sri, pemilik Warteg di Jalan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan mengungkapkan kenaikan harga rtelur dalam beberapa pekan terkahir menyulitkan dirinya dalam berjualan. Meskipun harga telur naik, dirinya memilih tidak menaikkan harga karena nantinya akan berpengaruh terhadap omzet penjualan.

    “Kalau kita jual mahal, nanti orang nggak dateng lagi. Serba salah. Pernah naikin jadi 5 ribu tapi yang makan jadi kurang,” ujar Ira ditemui JawaPos.com di warungnya, Sabtu (27/8/2022).

    Ia juga bercerita, makin serba salah ketika kenaikan telur ayam bersamaan dengan bahan pokok lainnya, seperti bawang merah dan cabai.

    Meski begitu, Sri tetap teguh tidak menaikkan harga untuk seporsi nasi lengkap dengan telur dan sayur. Salah satu alasannya agar tetap bisa membayar kontrak toko untuk setahun ke depan.

    Untuk informasi, di tengah kenaikan telur Sri tetap membanderol harga kisaran Rp 10.000 untuk nasi porsi setengah lengkap dengan sayur dan telur. Sementara porsi penuhnya dipatok sebesar Rp11.000.

    Ditanya soal kemungkinan menaikkan harga ke Rp 15.000 per porsi, Sri langsung menolak. Menurutnya, tanpa dinaikkan saja warungnya tidak seramai sebelum pandemi Covid-19.

    “Enggaklah kalau 15 ribu, lari semua nanti. Kalau dinaikin, pelanggan malah lari, bisa-bisa nanti kita nggak bisa bayar kontrakan,” terangnya

    Editor : Mohamad Nur Asikin


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBagaimana Merespons Konten Kemewahan yang Berseliweran di Medsos?
    Next Article Tekan Impor, Gas Elpiji Bakal Diganti DME Tahun 2026
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.