Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kematian Akibat Penyakit Legionnaires Alami Kenaikan di Polandia
    News

    Kematian Akibat Penyakit Legionnaires Alami Kenaikan di Polandia

    August 31, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kematian Akibat Penyakit Legionnaires Alami Kenaikan di Polandia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kematian Akibat Penyakit Legionnaires Alami Kenaikan di Polandia 2
    Penampakan hasil Rontgen bagian dada pada kasus Legionellosis yang parah saat masuk ke unit gawat darurat. (BP/Ant)

    WARSAWA, BALIPOST.com – Korban jiwa akibat penyakit Legionnaires di Polandia tenggara pada Rabu (30/8), naik menjadi 16 orang, menurut otoritas kesehatan setempat.

    Penyakit Legionnaires adalah jenis radang paru-paru atau pneumonia yang disebabkan oleh bakteri legionella. Penyelidikan wabah di wilayah Rzeszow dekat perbatasan Ukraina itu masih berlangsung.

    Kepala Inspektorat Sanitasi Rzeszow Jaromir Slaczka mengatakan bahwa saat meninggal, ke-16 korban sedang menjalani perawatan untuk kondisi medis lainnya.

    Dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (31/8), sedikitnya 155 orang yang terinfeksi di seluruh Polandia telah dirawat di rumah sakit sejak penyakit tersebut mewabah.

    Penyakit Legionnaires pertama kali terdeteksi pada 1977 sebagai pemicu wabah pneumonia akut pada 1976 di sebuah gedung pertemuan di Amerika Serikat.

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bentuk penularan yang paling umum adalah menghirup aerosol terkontaminasi yang dihasilkan bersamaan dengan semprotan air, emisi atau kabut dari sumber air yang tercemar.

    WHO menyebutkan bahwa dari kasus-kasus global yang dilaporkan, 75-80 persen menimpa orang berusia di atas 50 tahun dan 60-70 persen adalah laki-laki.

    Bakteri legionella baru-baru ini juga menjadi sorotan setelah pencari suaka pada awal Agustus dievakuasi dari kapal migran Inggris, Bibby Stockholm, di mana bakteri itu ditemukan pada air di kapal tersebut. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleYamaha percaya diri rangka motor yang diproduksi berkualitas tinggi
    Next Article Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Bali Kaji HET Daging Babi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.