Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Bali Kaji HET Daging Babi
    Ekonomi

    Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Bali Kaji HET Daging Babi

    August 31, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Bali Kaji HET Daging Babi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Bali Kaji HET Daging Babi 2
    Pedagang daging di salah satu pasar tradisional di Denpasar, Bali, Rabu (30/8/2023). (BP/Ant)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Guna menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengkaji adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk daging babi.

    “Masih dikaji apakah ada regulasi yang mengatur untuk menetapkan harga di tingkat provinsi,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Wayan Jarta, di Denpasar, dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (31/8).

    Menurut dia, sampai saat ini pengaturan terkait harga eceran tertinggi tersebut diatur dan ditetapkan oleh pemerintah pusat.

    Berdasarkan pantauan harga daging babi di 60 pasar di Bali berdasarkan Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (Sigapura) rata-rata mencapai Rp81.870 per kilogram.

    Sementara itu, apabila dirinci harga daging babi tertinggi terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Buleleng yang mencapai Rp90 ribu per kilogram sejak 24 Agustus 2023.

    Sedangkan di Pasar Pekutatan dan Pasar Melaya di Kabupaten Jembrana serta di Pasar Pupuan dan Pasar Penebel di Kabupaten Tabanan mencapai Rp85 ribu per kilogram.

    Di Pasar Umum Semarapura, Pasar Tusan, Pasar Kusamba yang ketiganya di Kabupaten Klungkung juga mencapai Rp90 ribu per kilogram.

    Ketua Gabungan Usaha Peternakan Babi Indonesia (GUPBI) Bali Ketut Hari Suyasa mengungkapkan, harga babi hidup di tingkat peternak rakyat di Bali per kilogram saat ini mencapai kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

    “Harga daging babi itu dua kali harga babi hidup. Saat ini harga babi hidup kisaran Rp30 ribu (per kilogram) seharusnya harga daging babi itu Rp60 ribu. Kalau harga daging babi Rp70 ribu-Rp80 ribu berarti terlalu besar ambil marjin,” katanya lagi.

    Pada sisi lain, ia mengungkapkan saat ini harga pokok produksi yang ditanggung peternak rakyat untuk babi hidup mencapai sekitar Rp40 ribu per kilogram, atau lebih tinggi dari harga jual babi hidup saat ini kisaran Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.

    Dengan demikian, kata dia lagi, peternak kecil mengalami kerugian dengan besarnya biaya produksi yang dikeluarkan salah satunya disebabkan kenaikan harga bahan baku pakan yakni jagung sekitar Rp200-Rp300 per kilogram.

    Meski mendapat subsidi oleh salah satu perusahaan pangan dengan besaran hingga Rp500 per kilogram, namun itu bersifat sementara.

    Sedangkan penurunan harga jual di tingkat peternak rakyat itu, kata dia lagi, salah satunya karena isu meningitis.

    Namun, kata dia lagi, ada potensi dengan meningkatnya populasi babi hidup yang mencapai hingga 1,6 juta, karena tingginya animo masyarakat di Bali beternak setelah pandemi COVID-19.

    Di sisi lain, Hari menambahkan ada permintaan tinggi dari daerah lain, karena Bali dinilai mampu pulih dari virus yang menyerang babi yakni African Swine Fever (ASF).

    Untuk itu, ia berharap pemerintah daerah melakukan penetapan harga babi hidup khususnya yang dikirim keluar Bali sesuai nilai jual produksi tingkat peternak rakyat sebesar Rp40 ribu per kilogram dan juga terkait harga daging babi.

    Sementara itu, berdasarkan data Neraca Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, stok daging babi di Bali mencapai 480,06 ton pada minggu keempat Agustus 2023 dengan rata-rata konsumsi rumah tangga mencapai 102,52 ton. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKematian Akibat Penyakit Legionnaires Alami Kenaikan di Polandia
    Next Article Mendagri Berikan Opsi Pelantikan Kepala Daerah Secara Serentak
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.