Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Kematian Meningkat di Beijing Akibat Rendahnya Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia
    International

    Kematian Meningkat di Beijing Akibat Rendahnya Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

    November 23, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kematian Meningkat di Beijing Akibat Rendahnya Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kematian Meningkat di Beijing Akibat Rendahnya Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia 2
    Sejumlah petugas medis dikerahkan di kompleks permukiman di Distrik Chaoyang, Beijing, China, yang sedang di-lockdown, Senin (21/11/2022), untuk mengambil sampel tes PCR para penghuninya. (BP/Ant)

    BEIJING, BALIPOST.com – Faktor yang melatari munculnya tiga kasus kematian dalam dua hari berturut-turut pada lonjakan kasus terkini di Beijing, China dikarenakan rendahnya tingkat vaksinasi penguat COVID-19 di kalangan warga lanjut usia. Diungkapkan Deputi Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (CDC) Kota Beijing, Liu Xiaofeng, kepada pers, dikutip dari Kantor Berita Antara, Rabu (23/11).

    “Persentase vaksinasi lengkap di antara warga berusia 60 tahun ke atas yang terinfeksi relatif rendah. Kurang dari 30 persen lansia 80 tahun ke atas yang terinfeksi telah menerima vaksin booster,” katanya.

    Beijing sedang mengalami situasi sulit dalam menghadapi lonjakan COVID-19 terkini yang sudah mencapai lebih dari 3.000 kasus positif. Dalam dua hari berturut-turut pada Sabtu dan Minggu, tiga pasien COVID-19 berusia lanjut meninggal dalam perawatan di RS Ditan, Beijing.

    Pada Selasa (22/11) sore di Beijing terdapat 634 kasus baru. Sebanyak 135 kasus ditemukan di kawasan permukiman.

    Chaoyang, distrik terluas yang menjadi pusat bisnis, kompleks diplomat, dan kawasan permukiman orang asing, di Beijing, menjadi episentrum lonjakan kasus terkini di Ibu Kota.

    Otoritas Kota Beijing mulai Kamis (24/11) mewajibkan hasil tes negatif COVID-19 dalam 48 jam terakhir bagi orang-orang yang hendak mendatangi tempat hiburan, pusat bisnis, pusat perbelanjaan, hotel, restoran, objek wisata, dan pusat keramaian lainnya.

    Sebelumnya hasil tes negatif PCR berlaku dalam 72 jam. Bagi orang yang hendak bepergian ke Beijing wajib melakukan tiga kali tes selama tiga hari sebelum keberangkatan.

    Otoritas setempat juga menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok, seperti daging, telur, dan sayur.

    Beberapa kawasan permukiman yang terkena penguncian wilayah (lockdown) juga mendapatkan jatah sayur-sayuran mentah secara cuma-cuma. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleElectrum gandeng The Prediksi edukasi warga beralih ke motor listrik
    Next Article Warga Penyintas Gempa Minta Bantuan di Jalan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.