Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kemenhub Optimalkan 113 Kapal Perintis untuk Angkutan Lebaran 1440 H/2019
    News

    Kemenhub Optimalkan 113 Kapal Perintis untuk Angkutan Lebaran 1440 H/2019

    May 27, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kemenhub Optimalkan 113 Kapal Perintis untuk Angkutan Lebaran 1440 H/2019

    Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengerahkan 113 kapal perintis untuk mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran 1440 H/2019.

    Jakarta, Jurnas.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhuhungan (Kemenhub) mengoptimalkan 113 kapal perintis untuk mendukung angkutan Laut Lebaran 1440 H/2019.

    “Sebanyak 113 kapal perintis disiapkan untuk memastikan masyarakat merayakan Idul Fitri 1440 H di kampung halaman,” kata Capt. Budi Mantoro, Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut, di Jakarta, Senin (27/5/2019).

    Menurut Capt. Budi, untuk daerah-daerah yang terjadi lonjakan penumpang, maka dari 113 kapal perintis tersebut, akan ditarik sebagian untuk membantu kelancaran para penumpang di wilayah itu.

     “Semua kapal perintis dilibatkan dalam angkutan Lebaran. Namun, ada beberapa kapal perintis yang kita perbantukan di daerah yang lonjakan penumpangnya di daerah-daerah cenderung tinggi seperti Propinsi Jawa Timur,” ujarnya.

    Capt. Budi juga mengungkapkan ada lima kapal perintis cadangan dilibatkan untuk membantu angkutan Lebaran. Kelima kapal itu yakni kapal KM Sabuk Nusantara 39 untuk mengisi trayek Makassar (R-20), KM Sabuk Nusantara 35 untuk trayek Sunda Kelapa/Tanjung Priok (R-11), KM Sabuk Nusantara 27 untuk trayek Surabaya (R-16), KM Sabuk Nusantara 46 untuk trayek Surabaya (R-19), dan KM Sabuk Nusantara 97 untik menambah ruas Tarakan-Toli-toli (R-42).

    “Modifikasi rute atau penambahan frekuensi rute disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Rute R-16, R-17, R-18, R-19 misalnya untuk rerouting wilayah Jawa Timur,” ungkapnya.

    Adapun Trayek R-16 mencakup rute Surabaya-Masalembo-Keramaian-Masalembo-Kalianget-Sapudi–Kangean–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Tanjung Wangi–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Tanjung Wangi– Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Kangean–Sapudi–Kalianget–Masalembo–Keramaian–Masalembo–Surabaya.

    “Trayek ini dilayani oleh kapal KM Sabuk Nusantara 92 dengan berat 1.200 DWT yang dioperatori oleh PT. Pelni,” ujar Capt. Budi.

    Trayek R-17 meliputi rute Surabaya–Masalembo–Keramaian–Matasiri–Maradapan– Marabatuan–Batulicin–Kotabaru–Batulicin–Marabatuan–Maradapan–Matasiri–Keramaian–Masalembo–Surabaya.

    “Trayek itu menggunakan kapal KM Sabuk Nusantara 99 dengan berat 1.200 DWT yang juga dioperatori PT. Pelni,” jelas Capt. Budi.

    Trayek R-18 mencakup rute Surabaya–Kalianget–Kangean–Sapeken–Bulelen–100– Carik–Badas–Bima–Labuhan Bajo–Waikelo–Labuhan Bajo–Bima–Badas–Carik– Buleleng–Sapeken–Kangean–Kalianget–Surabaya. Trayek ini dilayani oleh kapal KM Bukit Patung dengan berat 350 DWT dan kapal pengganti KM Catherine S dengan berat 1.075 DWT yang dioperatori PT Citrabaru Adinusantara.

    Trayek R-19 meliputi rute Surabaya–Masalembo–Keramaian–Masalembo–Kalianget- -Sapudi–Kangean–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–TanjungWangi–Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Kangean–Sapudi–Kalianget–Masalembo–Keramaian– Masalembo–Surabaya. Trayek ini menggunakan kapal KM Sabuk Nusantara 115 dengan berat 750 DWT yang dioperatori Pelni.

    Kemenhub memperkirakan, puncak arus mudik angkutan laut Lebaran 2019 jatuh pada 1 Juni, sedangkan puncak arus balik 8 Juni. “Kapal perintis cadangan juga akan dioperasikan untuk pelabuhan dan daerah yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang tinggi,” katanya.

    Kemenhub juga memperkirakan jumlah penumpang angkutan laut mencapai 1,9 juta, naik 4,8%. Sedangkan jumlah armada total 1.293 unit dengan kapasitas angkut 3,4 juta orang.

    “Armada itu terdiri atas kapal Pelni, kapal perintis, kapal swasta, dan kapal perintis cadangan atau pengganti,” tutup Capt. Budi.



    TAGS : Ditjen Hubla Kemenhub kapal perintis

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/53368/Kemenhub-Optimalkan-113-Kapal-Perintis-untuk-Angkutan-Lebaran-1440-H-2019/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePartai Pendukung Jokowi Paling Tak Puas Hasil Pemilu 2019
    Next Article KPK Masih Menunggu Itikad Baik Sofyan Basir
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.