Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Kemenkes: Butuh Waktu Lebih Panjang Transisi Pandemi ke Endemi
    Lifestyle

    Kemenkes: Butuh Waktu Lebih Panjang Transisi Pandemi ke Endemi

    March 1, 2022No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kemenkes: Butuh Waktu Lebih Panjang Transisi Pandemi ke Endemi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, skenario untuk mengakhir masa pandemi Covid-19 dan beralih ke periode endemi membutuhkan waktu lebih panjang. Meski trend kasus Covid-19 menunjukan penurunan.

    “Tentunya untuk mencapai endemi, dibutuhkan waktu yang lebih panjang dalam kategori apakah kita sudah menuju endemi,” kata Sesditjen Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi secara virtual, Jakarta, Selasa (1/3/2022).

    Ia mengemukakan, laju penyebaran kasus yang dilihat dari angka Reproduction Number (Rt) yang ada pernah di bawah 1, menunjukkan bahwa Indonesia mengalami perbaikan signifikan.

    Dari data ourworldindata.org tercatat bahwa per 1 Juli 2021 Rt Indonesia sebesar 1,35. Namun pada 21 September 2021 sudah menurun tajam sehingga Rt Indonesia sebesar 0,62 (jauh lebih rendah dari Singapura 1,71 dan Malaysia 0,92).

    Rt 0,62 artinya setiap 1 kasus Covid-19 secara rata-rata menularkan ke 0,62 orang, sehingga jumlah transmisi kasus terus berkurang. Artinya laju penularan kasus di Indonesia sudah cukup terkendali.

    “Kita pernah mengalami situasi, di mana laju penularan kurang dari 1. Itu adalah indikator bahwa penanganan pandemi terkendali,” tutur Nadia.

    Saat ini Indonesia masih tergolong dalam pandemi. Namun kasus Covid-19, termasuk varian Omicron di Indonesia berangsur menurun.

    “Saat ini yang akan dilakukan pemerintah adalah membuat kondisi pandemi terkendali, kemudian kita masuk ke pra endemi, dan situasi endemi,” ujarnya. (dan)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGeopolitik Global Bakal Dominan Mewarnai Pemulihan Ekonomi era Endemi
    Next Article Pelaku Perjalanan Udara Wajib Isi e-Hac sebelum Berangkat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.