Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kemenkeu Sebut Dampak PSBB DKI Jakarta ke Ekonomi Nasional Minim
    Ekonomi

    Kemenkeu Sebut Dampak PSBB DKI Jakarta ke Ekonomi Nasional Minim

    September 25, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kemenkeu Sebut Dampak PSBB DKI Jakarta ke Ekonomi Nasional Minim 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut, dampak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta tidak akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, dampak PSBB Jakarta tidak terlalu memberi dampak karena masyarakat kini mulai terbiasa beradaptasi dalam beraktivitas di masa pandemi.

    “Dampaknya ke kuartal III tidak besar, tapi kita terus pantau. Masyarakat kan sudah mulai terbiasa new normal. Tapi kemudian makan nggak berkurang, bahkan variasi,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtua, Jumat (25/9).

    Febrio mengungkapkan, minimnya pengaruh PSBB terhadap pertumbuhan nasional juga disebabkan karena mobilitas sektor ritel menunjukkan tren yang positif. Jika pertumbuhan konsumsi ritel sempat mengalami penurunan cukup dalam pada April dan Mei lalu, saat ini kondisinya sudah mengarah ke pertumbuhan positif, karena masyarakat tetap harus berbelanja memenuhi kebutuhannya.

    “Orang harus belanja. Tapi kemudian juga dilihat daerah-daerah lain, karena ekonomi Jakarta cuma berapa persen dari Indonesia meski relatif besar,” tuturnya.

    Seperti diketahui, Kemenkeu memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal-III 2020 antara minus 2,9 persen sampai minus satu persen. Sementara tahun ini, ekonomi diprediksi kontraksi di kisaran minus 1,7 persen hingga minus 0,6 persen.

    Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebelumnya memperpanjang pemberlakuan PSBB jilid II. Perpanjangan dilakukan selama dua pekan ke depan atau sampai dengan Minggu, 11 Oktober 2020.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKarena Alasan Ini, Beberapa Desa Tak Anggarkan BLT DD Tahap II
    Next Article Rekor Baru!! Tambahan Kasus COVID-19 Harian dan Pasien Sembuh Nasional
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.