Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kementan Rangkul Mahasiswa Tingkatkan Produksi Pertanian
    News

    Kementan Rangkul Mahasiswa Tingkatkan Produksi Pertanian

    May 30, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kementan Rangkul Mahasiswa Tingkatkan Produksi Pertanian

    Andi Amran Sulaiman menggelar Temu Generasi Pertanian bersama 221 mahasiswa dari 58 perguruan tinggi se-Indonesia dan 3 Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian di Jakarta, Rabu (30/5).

    Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar Temu Generasi Pertanian bersama 221 mahasiswa dari 58 perguruan tinggi se-Indonesia dan 3 Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian di Jakarta, Rabu (30/5).

    Amran menegaskan peran mahasiswa sebagai generasi muda pertanian sangat penting dalam percepatan peningkatan produksi melalui penciptaan inovasi teknologi pertanian dan pendampingan. Selain itu, kontribusi mahasiswa sangat dibutuhkan juga dalam mengurai permasalahan seperti alih fungsi lahan, kemiskinan, data produksi hingga persoalan pengendalian hama.



    “Kami ingin sampaikan apa yang dilakukan kementerian pertanian sebagai pertanggung jawab, di antaranya yang kami lakukan adalah  revolusi mental, yaitu kami bangun sistem untuk percepatan peningkatan produksi. Target kami Indonesia menjadi lumbung langan dunia di tahun 2045. Peran generasi muda sangat dibutuhkan,” kata Amran saat memberikan arahan.

    Di samping itu, kata Amran, peran generasi muda pertanian pun sangat penting dalam perderasan informasi terkait kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) harus sehingga masyarakat mengatahui apa saja kebijakan dan yang telah diraih pemerintah di bidang pertanian dalam upaya menuju lumbung pangan dunia.

    Baca juga :

    • Sistem Tanam Ganda Dongkrak Hasil Panen Bawang Daun dan Tomat
    • Perlancar Distribusi, Kementan Sediakan 6 Kapal Khusus Ternak
    • Komisi IV: Kebijakan Kementan Pro Petani

    “Adapun kebijakan dan capaian Kementan dalam 4 tahun berjalan pemerintahan Jokowi-JK di antaranya keberhasilan swasembada beras, bawang dan cabai tahun 2016 hingga 2017. Jagung pun dari 2017 hingga saat ini belum ada impor. Hingga saat ini pun, telah menindak tegas staf Kementan yang melakukan penyalahgunaan wewenang,” katanya.

    Karena itu, sebagai bagian dari komitmen untuk tetap melanjutkan revolusi mental, Amran mengajak 92 perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  dan Ikatan Senat Mahasiawa Pertanian Indonesia (ISMPI) yang mewakili 63 perguruan tinggi seluruh seluruh indonesia, dan 100 peserta STTP yang berasal dari Bogor, Medan dan Malang, bersama-sama membentuk group komunikasi melalui aplikasi medsos.

    “Semua perwakilan teman-teman BEM, ISMPI  yang hadir silahkan bentuk group komunikasi medsos bersama humas Kementan. Saatnya pertanian terdepan, karena kita ini negara agraris, seluruh masalah pertanian silahkan laporkan dalam group tersebut ada penyelewengan atau penyalahgunaan, silahkan laporkan,” tegasnya.

    Amran menjelaskan di group tersebut pun Kementan bersama mahasiswa akan berbagi informasi tentang kebijakan pertanian. Sehingga, apapun persoalan pertanian dapat dilaporkan langsung dan cepat diselesaikan.

    “Silahkan anda bisa langsung berkontribusi melaporkan kondisi di lapangan sejauh mana kinerja. Semuanya akan saya jawab, group ini akan kami tuangkan dalam MoU bersama hari ini juga,” tutur amran.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang baru-baru ini dirilis, di mana saat ekspor dari sektor lain menurun, sektor pertanian justru menyumbangkan angka kenaikan ekspor yang signifikan.

    Angka kenaikan ekspor komoditas pertanian yang bersumber dari BPS mencapai USD 300 miliar. Ekspor komoditas pertanian terbesar di luar sektor perkebunan, disumbang dari ekspor jagung, beras, ubi kayu, ubi jalar dan komoditas hortikultura. Negara tujuan ekspor komoditas pertanian Indonesia adalah Filipina, Australia, Tiongkok dan Taiwan.

    TAGS : Kementan Andi Amran Sulaiman ISMPI BEM

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/35382/Kementan-Rangkul-Mahasiswa-Tingkatkan-Produksi-Pertanian/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDPR Minta Deradikalisasi Tak Diarahkan ke Ulama dan Kampus
    Next Article Ingin Mudik Tanpa Hambatan, Coba Gunakan Atlas Jalur Mudik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.