Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Kenali Ultra-Long UVA dan Dampaknya pada Kulit
    Lifestyle

    Kenali Ultra-Long UVA dan Dampaknya pada Kulit

    March 7, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kenali Ultra-Long UVA dan Dampaknya pada Kulit 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Bagi masyarakat yang hidup di wilayah tropis seperti Indonesia, kena paparan sinar matahari sudah jadi ‘makanan’ sepanjang tahun. Disamping memiliki efek yang baik bagi kesehatan, sinar matahari ternyata bisa berbahaya untuk kulit jika terpapar secara berlebihan.

    Radiasi matahari sendiri terdiri dari sinar ultraviolet (UV) dengan berbagai panjang gelombang. Selain sinar UVB, ada pula UVA dan Ultra-long UVA. Lalu apa bedanya?

    Sinar UVB biasanya memiliki panjang antara 280-320nm. UVB seringkali dianggap sebagai dampak berbahaya matahari karena bisa menyebabkan sunburn yang kasat mata dan cepat terlihat.

    Akan tetapi, UVB hanya mewakili 5 persen dari paparan sinar ultraviolet. Sedangkan 95 persen dari sinar UV yang mencapai bumi adalah sinar UVA, yang terbagi menjadi beberapa panjang gelombang.

    Ada short UVA yang panjang gelobangnya antara 320-340nm dan Long UVA yang gelombnagkan mencapai antara 340-400 nm. “Dalam rentang ini ada Ultra-Long UVA yang gelombangnya antara 380-400nm. 30 persen dari sinar UVA merupakan Ultra-Long UVA yang menembus lapisan kulit terdalam,” ujar Nestya Sedayu, Head of Marketing, Active Cosmetics Division, L’Oréal Indonesia.

    Sehingga butuh perlindungan ekstra untuk kulit agar tetap sehat. Salah satu bentuk perlindungan kulit dari sinar matahari adalah menggunakan sunscreen.

    Dermatologists, Photoprotection expert, dr. Srie Prihianti menjelaskan, Sinar UVA selalu hadir setiap hari, sepanjang tahun. Bahkan ketika cuaca mendung dan dapat menembus kaca jendela.

    “Sinar Ultra-long UVA menembus kulit sangat dalam dan memberikan dampak pada sel kulit secara progresif,” ujar dr. Srie dalam peluncuran La Roche-Posay ‘Anthelios UVMUNE 400’

    Lalu, apa dampaknya bagi kulit? Dampak klinis yang dapat terjadi adalah penuaan kulit (skin- aging). Bisa berupa kerutan pada kulit, pigmentasi, hingga kanker kulit. Sebab, 30 persen radiasi matahari Ultra-Long UVA dapat menembus hingga lapisan kulit terdalam.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLagu Anak Punya Peranan dalam Pengaruhi Tumbuh Kembang
    Next Article Selesaikan Konflik Pertanahan, Gubernur Koster Terima Penghargaan Dari Menteri ATR
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.