Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kepada Wartawan, Trump: Kami Berhak Membom Warisan Kebudayaan Iran
    News

    Kepada Wartawan, Trump: Kami Berhak Membom Warisan Kebudayaan Iran

    January 6, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kepada Wartawan, Trump: Kami Berhak Membom Warisan Kebudayaan Iran

    Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Foto: AFP)

    Washington, Jurnas.com – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menegaskan bahwa Washington memiliki hak untuk membom situs warisan budaya Iran.

    Kepada wartawan di Gedung Putih, Trump menepis kritik organisasi hak asasi manusia yang mengatakan, tindakannya tersebut sebagai kejahatan perang di bawah hukum internasional.

    “Mereka diizinkan membunuh orang-orang kami. Mereka diizinka menyiksa dan melukai orang-orang kami. Mereka diizinkan menggunakan bom pinggir jalan dan meledakkan orang-orang kami. Dan kami tidak diizinkan menyentuh situs budaya mereka? “Tidak  seperti itu,” kata Trump.

    Sebelumnya, Trump mengklaim bahwa militernya akan mencapai sasaran yang sangat penting, termasuk situs warisan budaya, jika Iran membalas kematian Letnan Jenderal Iran, Qassem Soleimani.

    “Kami menargetkan 52 situs Iran (mewakili 52 sandera AS yang ciduk Iran bertahun-tahun yang lalu), beberapa di tingkat yang sangat tinggi & penting bagi Iran,” kata Trump merujuk pendudukan mantan Kedutaan Besar AS di Teheran pada 1979.

    Baca juga.. :

    • Trump: Kami Tidak akan Keluar dari Irak Kecuali Diganti Rugi
    • Trump Ancam Serang Iran Secara Tak Proporsional
    • Irak Ingin Usir AS, Trump Tuntut Ganti Rugi Miliaran Dolar

    Ancaman itu muncul setelah pihak berwenang Iran mengatakan akan merrespons dengan keras serangan AS yang menewaskan Jenderal Soleimani, komandan pasukan elit Iran Quds, dan sejumlah pejuang anti-teror Irak, di Baghdad pada Jumat lalu.

    Ancaman Trump untuk menyerang 52 target penting di Iran memicu reaksi keras. Banyak yang menyebutnya sebagai kejahatan perang. Kandidat Presiden Demokrat AS, Joe Biden mengatakan, kicauan Trump sangat berbahaya dan tidak bertanggung jawab.

    “Ketika dia membuat pernyataan seperti itu, sepertinya bagi saya dia akan melakukan tweet sendiri, dan itu sangat berbahaya dan tidak bertanggung jawab,” kata Biden kepada wartawan.

    “Saya tidak tahu apakah dia berkoordinasi dengan sekutu kita. Saya tidak tahu apakah dia mendapat dukungan dari jenderalnya sendiri. Ini adalah pria yang tampaknya tidak tertambat,” tambahnya.

    Sementara itu, di akun Twitternya, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif juga mengingatkan Trump bahwa sepanjang sejarah, Iran masih akan tetap berdiri tegak.

    “Morang-orang barbar telah datang dan merusak kota-kota kami, merobohkan monumen kami dan membakar perpustakaan kami sepanjang sejarah, Iran masih berdiri tegak,” katanya.

    Zarif juga menarik analogi antara pernyataan Trump dan kejahatan Daesh dalam menghancurkan warisan budaya beberapa negara kawasan. Ia mengatakan, Presiden AS berhalusinasi meniru kejahatan perang ISIS dengan menyerang warisan budaya Negeri Para Mullah.

    “Setelah melakukan pelanggaran berat hukum internasional dalam pembunuhan pengecut hari Jumat, @realdonaldtrump mengancam untuk melakukan lagi pelanggaran baru JUS COGENS, yaitu menargetkan situs budaya adalah WAR CRIME,” kicau Zarif

    “Presiden Trump harus secara terbuka membalikkan ancamannya terhadap kekayaan budaya Iran dan menjelaskan tidak akan mengizinkan atau memerintahkan kejahatan perang,” Andrea Prasow, penjabat direktur Washington di Human Rights Watch, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

    “Departemen Pertahanan AS harus secara terbuka menegaskan kembali komitmennya untuk mematuhi hukum perang dan hanya mematuhi perintah militer yang sah,” tambah Prasow.

    TAGS : Agresi Amerika Serikat Donald Trump Kebudayaan Iran

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65162/Kepada-Wartawan-Trump-Kami-Berhak-Membom-Warisan-Kebudayaan-Iran/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNgeri, Putri Soleimani Ancam Bantai Tentara AS
    Next Article Hirosama Memuji Megawati Bagai Dewi Saraswati
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.