Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Entertainment»Kerongkongan Lesti Kejora Bergeser Akibat KDRT, Ini Penjelasan Ahli
    Entertainment

    Kerongkongan Lesti Kejora Bergeser Akibat KDRT, Ini Penjelasan Ahli

    October 2, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kerongkongan Lesti Kejora Bergeser Akibat KDRT, Ini Penjelasan Ahli 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Penyanyi dangdut Lesti Kejora diduga mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya, Rizky Billar. Belakangan disebutkan bahwa kerongkongan Lesti Kejora bergeser karena diduga dicekik oleh Rizky Billar.

    Ahli Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam, mengatakan menurutnya informasi seputar kerongkongan bergeser secara medis kurang tepat. Menurutnya tak ada istilah kerongkongan bergeser.

    “Saya rasa info tentang gangguan ini kurang tepat. Karena kerongkongan tidak bisa bergeser,” katanya kepada JawaPos.com, Minggu (2/10).

    Ia menjelaskan kerongkongan atau esofagus adalah bagian dari saluran pencernaan atas. Kerongkongan berbentuk seperti tabung bagian dari saluran cerna atas dan bagian kerongkongan bawahnya berlanjut ke lambung.

    Kerongkongan terdiri dari 3 bagian kerongkongan atas (proksimal), tengah (medial) dan bawah (distal). Gangguan kerongkongan bawah terkait penyakit GERD yang saat ini sedang tren.

    Kerongkongan atas ini berdekatan dengan trachea bagian atas dari saluran pernafasan yang diatasnya ada pita suara (laring). Lalu apakah kerongkongan bisa bergeser jika mengalami trauma atau dicekik?

    “Jadi kalau terjadi trauma pada leher atas yang terkena tenggorokan bukan kerongkongan, suatu daerah di atas kerongkongan dan trachea,” jelasnya.

    “Tetapi kalau pun proses pencekikan di bawah tenggorokan maka yang trauma trachea (batang tenggorokan),” jelasnya.

    Dan jika pencekikan terus terjadi bisa menyebabkan gangguan jalan napas jika berlanjut bisa fatal. Batang tenggorokan atau trakea bisa mengalami pergeseran atau deviasi karena pembengkakan pada daerah trakea atas bisa karena trauma atau tumor.

    “Bahkan kalau pembengkakan meluas bisa menganggu proses menelan. Hal ini meluruskan info yang beredar tentang kerongkongan bergeser,” ungkap Prof Ari.

    Editor : Kuswandi

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMotif Sarat Makna, Jangan Asal Bikin Pola
    Next Article Soal Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan, Ini Kata Kapolri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih 1 (YouTube/Universal Picture)

    The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    July 15, 2026
    Sarah Gibson Diselingkuhin? (Instagram/@sarahgibson21)

    Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    July 1, 2026
    tempat wisata Bandung terbaru 2026 (Ilustrasi/AI)

    Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    June 26, 2026
    KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026 (ilustrasi)

    KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026

    June 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.