Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Keterbukaan Pasar Tenaga Kerja, Jangan Kaget Banyak TKA di Indonesia
    Ekonomi

    Keterbukaan Pasar Tenaga Kerja, Jangan Kaget Banyak TKA di Indonesia

    August 18, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Keterbukaan Pasar Tenaga Kerja, Jangan Kaget Banyak TKA di Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Keterbukaan pasar tenaga kerja menjadi keniscayaan dalam beberapa tahun mendatang. Artinya, negara-negara akan membuka pasar kerja mereka dengan merekrut tenaga kerja asing demi peningkatan kualitas.

    Untuk itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengingatkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dilakukan untuk melalui tantangan tersebut. Jika tidak, khawatirnya pekerja Indonesia tidak mendapatkan tempat di dalam negeri karena kualitasnya yang masih rendah.

    “Keterampilan dan kita harus memiliki juga kemampuan untuk menghadapi keterbukaan pasar tenaga kerja, tidak lama lagi nanti segala sesuatu yang selama ini menjadi domain di Indonesia terkait pasar tenaga kerja nanti akan terbuka,” jelasnya dalam webinar Riset untuk Merah Putih, Rabu (18/8).

    Eddy berpesan, tidak perlu kaget apabila mulai berdatangan tenaga kerja asing di Indonesia. Untuk itu, perlu antisipasi lebih lanjut agar generasi muda nantinya tidak kalah saing di dalam negeri sendiri.

    “Kita nanti akan memiliki dokter asing yang beroperasi secara leluasa, kita memiliki arsitek-arsitek asing yang bisa masuk ke Indonesia secara leluasa, kita memiliki tenaga-tenaga di bidang riset yang bisa masuk Indonesia secara leluasa. Nah, ini yang harus kita antisipasi agar sumber daya manusia kita tidak ketinggalan,” ucap Eddy.

    Sebenarnya, Indonesia sendiri memiliki modal utama untuk meningkatkan kualitasnya, yakni dengan bonus demografi. Jika peningkatan SDM tidak dilakukan dengan baik dan kalah saing dengan tenaga asing, ini akan menjadi bencana demografi.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenag Ajak Ormas untuk Sosialisasikan Protokol Kesehatan
    Next Article Selama Triwulan II, BRI Catatkan Rp 5,7 Miliar Transaksi e-Channel
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.