Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ketua Banggar Akui Tak Pernah Bahas APBNP 2018
    News

    Ketua Banggar Akui Tak Pernah Bahas APBNP 2018

    August 28, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ketua Banggar Akui Tak Pernah Bahas APBNP 2018

    Ketua Banggar DPR, Aziz Syamsuddin

    Jakarta – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Azis Syamsuddin mengaku tak pernah membahas terkait APBN Perubahan Tahun Anggaran 2018.

    Hal itu disampaikan Aziz usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka kasus suap dana perimbangan, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/8).



    Menurutnya, tak pernah ada usulan rancangan APBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 dari pemerintah, termasuk soal dana perimbangan daerah. Oleh karena itu, Banggar tak mengetahui soal pembahasan tersebut.

    “APBNP 2018 tidak pernah diusulkan oleh pemerintah, sehingga tidak pernah di bahas di Badan Anggaran,” kata politikus Partai Golkar itu.

    Baca juga :

    • Ketua Banggar DPR Akui Tak Pernah Bahas APBNP 2018
    • Suap Dana Perimbangan, KPK Periksa Dua Anggota DPR
    • Kasus Mafia Anggaran, KPK Gali Dugaan Keterlibatan Ketum PPP Romi

    Azis membantah adanya dugaan aliran uang dari Amin Santono kepada anggota dewan lainnya terkait dengan dugaan suap terkait dana perimbangan daerah tersebut. Ia meminta agar dugaan aliran uang ditanya kepada penyidik lembaga antirasuah.

    “Aliran dana enggak ada. Silahkan ditanyakan ke penyidik,” kata Azis.

    Azis mengaku dikonfirmasi untuk ketiga tersangka dalam kasus tersebut, yakni mantan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Demokrat Amin Santono, mantan pejabat Kementerian Keuangan Yaya Purnomo, dan Eka Kamaluddin.

    “Diminta keterangan sehubungan dengan Pak Amin, Pak Eka dan Pak Yaya. Itu saja,” terangnya.

    Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo dan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Demokrat, Amin Santono.

    Selain Yaya dan Amin, lembaga antirasuah juga menjerat Eka Kamaluddin selaku perantara suap dan pihak swasta Ahmad Ghiast.

    Amin diduga menerima suap ‎sejumlah Rp500 juta dari dua proyek di Kabupaten Sumedang dengan nilai total proyek sekitar Rp25 miliar. Uang Rp500 juta tersebut diduga bagian dari total komitmen fee sebesar Rp1,7 miliar.

    ‎Sementara itu, Yaya berperan membantu Amin meloloskan anggaran dua proyek di Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dua proyek tersebut yakni proyek pada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan di Kabupaten Sumedang dan proyek di Dinas PUPR Sumedang.

    TAGS : Dana Perimbangan APBNP 2018 Aziz Syamsuddin

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/40029/Ketua-Banggar-Akui-Tak-Pernah-Bahas-APBNP-2018/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi jadi Tersangka Korupsi Jalan
    Next Article Begini Cara Uni Eropa Bebaskan Iran dari Sanksi AS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.