Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ketua DPR: Mendagri Harus Minimalkan Kegaduhan Politik
    News

    Ketua DPR: Mendagri Harus Minimalkan Kegaduhan Politik

    January 30, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ketua DPR: Mendagri Harus Minimalkan Kegaduhan Politik

    Ketua DPR, Bambang Soesatyo

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo seharusnya mendengar aspirasi publik terkait polemik usulan dua perwira tinggi Polri sebagai pejabat gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan Jawa Barat (Jabar).

    Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, pemerintah dalam hal ini Mendagri Tjahjo lebih peka terhadap suara masyarakat di bawah. Sehingga, setiap kebijakan yang dikeluarkan tidak menjadi polemik.

    “Sebaiknya pemerintah mendengar apa yang disampaikan publik. Bagi kami sejauh tidak melanggar hukum ya monggo saja,” kata Bamsoet, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (30/1).

    Semestinya, kata Bamsoet, pemerintah mengantisipasi adanya kegaduhan politik di tanah air. Menurutnya, Mendagri harus mengutamakan kepentingan publik.

    “Spekulasi harusnya yang diminimize oleh pemerintah dan pemerintah sudah mendengar aspriasi publik dan harus mengambil langkah-langkah yang meminimalkan kegaduhan di tahun politik,” tegasnya.

    Meski demikian, kata Bamsoet, DPR tidak dalam posisi menolak maupun menerima usulan tersebut. Menurutnya, DPR hanya dalam posisi untuk mengurangi terjadinya kegaduhan publik.

    “Yang bisa kita lakukan adalah mendorong pemerintah menyerap aspirasi publik dan mengurangi kegaduhan yang tidak perlu dalam hadapi pesta demokrasi yang sebentar lagi dimulai,” terangnya.

    Diketahui, dua perwira yang diusulkan adalah Asisten Operasi (Asops) Kapolri Inspektur Jenderal M Iriawan yang diproyeksikan menjabat Gubernur Jabar dan Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Martuani Sormin yang diusulkan sebagai Penjabat Gubernur Sumut.

    Dimana, masa jabatan Gubenur Jabar Ahmad Heryawan berakhir pada 13 Juni 2018. Sementara Gubernur Sumut Tengku Erry berakhir pada 17 Juni 2018.

    TAGS : Pilkada 2018 Polri TNI Mendagri Ketua DPR

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28507/Ketua-DPR-Mendagri-Harus-Minimalkan-Kegaduhan-Politik/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFadli: Prabowo Siap, Jokowi Cukup Satu Periode
    Next Article Warga 11 Negara Ini Kini Bebas Masuk AS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.